Liputan6.com, Jakarta - Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) peserta misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) telah dibebaskan oleh pihak Israel dan sedang dalam proses pemulangan ke tanah air.
Merespons hal itu, Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, mengatakan kepulangan kesembilan WNI ini menjadi bukti nyata kekuatan diplomasi, solidaritas internasional, serta komitmen terhadap nilai kemanusiaan.
Advertisement
"Kami menyambut dengan penuh syukur dan optimisme kabar bahwa sembilan WNI peserta misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla telah dibebaskan dan sedang dalam proses pemulangan ke tanah air," ujar Dave dalam keterangan diterima, Kamis (21/5/2026).
"Kepulangan mereka adalah bukti nyata bahwa diplomasi, solidaritas internasional, serta komitmen terhadap nilai kemanusiaan mampu membuka jalan keluar dari situasi yang penuh tantangan,” imbuhhya.
Dave turut mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Kementerian Luar Negeri RI dan perwakilan Indonesia di Turki, serta berbagai jaringan solidaritas internasional yang mengawal proses pembebasan.
“Dedikasi dan kerja sama lintas batas ini menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan tetap menjadi landasan utama dalam hubungan antarbangsa,” tambahnya.
Perjuangan Kemanusiaan Tak Boleh Dibungkam oleh Kekerasan
Dia memastikan, Komisi I DPR mendukung penuh langkah diplomasi yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri. Dave mencatat, konsisten dan kerja sama internasional sangat penting untuk melindungi warga negara Indonesia di luar negeri.
“Dengan semangat optimisme ini, kami berharap kepulangan para WNI menjadi pengingat bahwa perjuangan kemanusiaan tidak boleh dibungkam oleh kekerasan, dan bahwa Indonesia akan selalu berdiri di garis depan membela nilai-nilai perdamaian, keadilan, dan solidaritas global,” pungkas Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 ini.
Sebagai informasi, saat ini, kesembilan WNI tersebut sedang dalam proses pemulangan melalui Turki menuju Indonesia. Komisi I DPR RI akan terus mengawal proses kepulangan dan reintegrasi para WNI ke tanah air.
Daftar 9 WNI
Berikut daftar sembilan WNI yang yang dilaporkan diculik oleh Israel:
Herman Budianto Sudarsono dari Dompet Dhuafa di Kapal Zapyro
Ronggo Wirasanu dari Dompet Dhuafa di Kapal Zapyro
Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat di Kapal Josef
Asad Aras Muhammad dari Spirit of Aqso di Kapal Kasri Sadabad
Hendro Prasetyo dari SMART 171 di Kapal Kasri Sadabad
Bambang Noroyono (Abeng), Jurnalis di Kapal BoraLize
Thoudy Badai Rifan Billah, Jurnalis di Kapal Ozgurluk
Andre Prasetyo Nugroho, Jurnalis di Kapal Ozgurluk
Rahendro Herubowo, Jurnalis di kapal Ozgurluk