Farah Savira Bidik Penguatan Kader Muda dan Perempuan di Golkar

Penguatan organisasi juga akan dilakukan dengan mengedepankan semangat kekaryaan dan gotong royong sebagai nilai dasar yang kuat.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 31 Agustus 2026, 11:02 WIB
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Farah Savira (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Farah Savira terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jakarta Selatan periode 2025–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Jakarta Selatan.

Farah yang juga dipercaya sebagai Ketua PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) ini mendapat dukungan mayoritas dari pemilik suara sah setelah melalui tahapan verifikasi. Dalam tahap awal, Farah dinyatakan memenuhi syarat dukungan minimal dari pemilik suara sah.

Terpilih memimpin DPD Golkar Jakarta Selatan, lulusan Indiana University Bloomington, Amerika Serikat, ini menyatakan siap menjalankan amanah, memperkuat konsolidasi, memperluas basis suara, dan meningkatkan perolehan kursi pada 2029 melalui kerja nyata yang dirasakan masyarakat.

“Saya siap mendorong peran aktif partai untuk hadir dalam memperluas basis dan memperkuat kerja nyata kemasyarakatan,” tegas Farah usai terpilih secara aklamasi di Hotel Arion, Kemang, Jakarta Selatan, 29 Agustus.

Sebelumnya, kiprah dan peran Farah tercatat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Selatan periode 2020–2025. Selama dua tahun menjalankan tugas sebagai legislator Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah aktif menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran serta menjadi anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda). Alumni Golkar Institute Young Political Leaders ini juga dipercaya memimpin Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Farah yang sekaligus menjabat Ketua Pusat Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (PUSKOWAPI) Provinsi DKI Jakarta ini juga berkomitmen untuk menjaga marwah partai, memperkuat struktur partai hingga tingkat kelurahan, memberdayakan kader muda dan perempuan, serta meningkatkan elektabilitas Partai Golkar dalam menghadapi agenda politik nasional dan daerah.

“Penguatan organisasi juga akan dilakukan dengan mengedepankan semangat kekaryaan dan gotong royong sebagai nilai dasar yang kuat,” ujarnya.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya