Malam Tragis di Sumba, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Terlelap Tidur, Satu Keluarga di Sumba NTT Tewas Terbakar

Diterbitkan 04 Juni 2026, 14:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran melanda sebuah rumah di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, NTT, Kamis 4/6/2026 dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan empat orang penghuni rumah meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar.

Keempat korban masing-masing berinisial KH (33), EL (30), SNN (9), dan AWPT (2). Berdasarkan informasi yang dihimpun, para korban merupakan satu keluarga.

"Para korban terdiri dari pasangan suami istri, seorang anak kandung, serta seorang anak yang diduga merupakan keponakan dari keluarga korban," ujar Kapolres Sumba Timur, AKBP Gede Harimbawa.

Oah tempat kejadian perkara (TKP) sudah dilakukan termasuk mengamankan sejumlah barang bukti. Polisi juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait peristiwa ini. Tim telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian," ujarnya.

Untuk memastikan penyebab kebakaran dan penyebab kematian para korban, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut, termasuk autopsi terhadap para korban.

 

Kronologi Kebakaran

Kebakaran terjadi pukul 03.40 WITA. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera menuju lokasi dan mendapati kobaran api telah membesar dan melahap sebagian besar bangunan yang terbuat dari kayu dan gedek.

Upaya pemadaman dilakukan swadaya menggunakan selang yang terhubung ke sumber air terdekat. Namun, kecilnya debit air serta material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan.

Setelah api berhasil dipadamkan, warga menemukan empat jasad di dalam puing-puing bangunan dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Sumba Timur melalui layanan darurat 110. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian melakukan olah TKP.

Kapolres Sumba Timur mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kebakaran sebelum hasil penyelidikan selesai dilakukan.

"Kami meminta masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. Saat ini seluruh fakta dan keterangan saksi masih kami dalami untuk memperoleh gambaran yang utuh terkait peristiwa tersebut," tandasnya.

Saat ini, keempat jenazah telah dievakuasi ke RSUD Umbu Rara Meha untuk menjalani pemeriksaan medis dan autopsi. Sementara itu, penyidik Polres Sumba Timur masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap secara pasti penyebab kebakaran yang menewaskan empat orang tersebut.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," pungkasnya.