Hasil Penyelidikan Insiden Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Banten turun tangan menyelidiki lokasi ledakan pabrik kimia di Banten.

Diterbitkan 26 Mei 2026, 14:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Banten melakukan penyelidikan di lokasi ledakan pabrik kimia PT Merak Chemicals Indonesia (PT MCCI), Kota Cilegon, Banten, pada Senin, 25 Mei 2026.

Hasil sementara penyelidikan, Tim DLHK Banten menemukan adanya pipa reaktor PT MCCI yang pecah hingga memicu ledakan di dalam area pabrik kimia tersebut.

"Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, diketahui telah terjadi pecahnya pipa keluaran reaktor pada proses produksi PT MCCI," ujar Wawan Gunawan, Kepala DLHK Provinsi Banten, Selasa (26/05/2026).

Pipa itu diketahui berisi campuran air dan bahan kimia. Kondisi tersebut diduga menjadi penyebab munculnya aroma menyengat di sekitar lokasi pabrik hingga membuat sejumlah warga mengeluhkan sesak napas.

Bahan kimia tersebut biasa digunakan dalam proses pembuatan tekstil hingga botol plastik.

"Mengandung campuran air dan terephthalic acid, yaitu bahan baku purified terephthalic acid (PTA) yang umum digunakan sebagai bahan dasar tekstil, botol plastik, dan produk turunannya," terangnya.

 

Terjunkan Tim

DLHK Banten juga telah menerjunkan tim untuk memantau kualitas udara dan kondisi lingkungan di sekitar pabrik kimia PT MCCI, Kota Cilegon, Banten.

Selain itu, DLHK Banten turut berkoordinasi dengan TNI dan Polri guna memastikan keamanan di area sekitar lokasi ledakan.

"DLHK Provinsi Banten turut melakukan koordinasi lapangan bersama dalam rangka penanganan kejadian dan pengamanan area terdampak," jelasnya.