Â
Liputan6.com, Jakarta - Tim Sigap Bangsa DPP PKB melakukan aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tim Sigap Bangsa DPP PKB bergerak menuju sejumlah wilayah terdampak untuk menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat. Wilayah yang dikunjungi meliputi Desa Nanga Mbaur, Dusun Randang, Landang, dan Temba Rato.
Advertisement
Koordinator Lapangan Tim Sigap Bangsa DPP PKB, Edwar Tanjung, menuturkan, dalam proses penyaluran, Tim Sigap Bangsa DPP PKB berkoordinasi dengan relawan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara aman, tertib, nyaman, dan tepat sasaran.
"Dukungan relawan lokal menjadi bagian penting dalam memetakan kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan bantuan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan," ujar Edwar, Rabu (19/8/2026).
Edwar memastikan kehadiran tim di lokasi bencana merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen untuk terus bersama masyarakat dalam menghadapi situasi pascagempa.
“Kami memastikan pendistribusian bantuan harus sampai di titik-titik yang sulit dijangkau, seperti di pelosok dan perbukitan. Kami juga memastikan kepedulian dan semangat untuk bersama masyarakat melewati masa sulit akibat bencana," jelas dia.
"Kami hadir langsung melihat kondisi warga dan memastikan bantuan yang kami bawa dapat diterima oleh mereka yang membutuhkan," imbuhnya.
Edwar lalu menyoroti kondisi psikologis masyarakat yang hingga saat ini masih mengalami trauma akibat gempa. Dia melaporkan bahwa sebagian warga masih memilih bertahan di lokasi pengungsian, termasuk di wilayah yang lebih tinggi seperti bukit, karena merasa lebih aman dan masih khawatir untuk kembali ke rumah.
"Karena itu, penanganan pascabencana tidak cukup hanya dengan bantuan logistik, tetapi juga membutuhkan pendampingan dan perhatian terhadap rasa aman masyarakat," tegas dia.
Edwar berharap kondisi di NTT saat ini harus menjadi perhatian bersama seluruh pihak. Pemerintah, relawan, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat perlu terus membangun koordinasi agar kebutuhan warga dapat dipenuhi secara bertahap.
Dia berjanji aksi kemanusiaan Tim Sigap Bangsa DPP PKB masih akan terus berlanjut dengan memantau serta berkoordinasi untuk melihat kebutuhan masyarakat di wilayah-wilayah yang terdampak.
“Hari ini kami sudah bergerak ke Nanga Mbaur, Dusun Randang, Landang, dan Temba Rato. Ini bukan akhir dari perjalanan kami. Misi kemanusiaan masih berlanjut. Kami akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan," tutup dia.
Â
Kemenkes: Stok Obat Korban Gempa NTT Aman untuk 5 Hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326200/original/073461400_1786965125-gem2.jpg)
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan ketersediaan obat-obatan bagi warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih aman setidaknya hingga lima hari ke depan.
Ketua Satgas Bencana Kemenkes Sumarjaya menyampaikan pemenuhan logistik medis bagi korban menjadi prioritas pemerintah.
Kemenkes juga menyiagakan tim kedaruratan di titik-titik krusial di tujuh kabupaten terdampak gempa bermagnitudo 7,7.
"Dapat kami laporkan pada saat ini 5 hari ke depan semua obat masih terjamin dan kami siap memobilisasi dari pusat kebutuhan-kebutuhan obat yang untuk di daerah terdampak di tujuh kabupaten tersebut," ujar Sumarjaya dalam konferensi pers secara daring pada Rabu (19/8/2026).
Sumarjaya menjelaskan Kemenkes telah membentuk klaster kesehatan di setiap kabupaten/kota serta mengaktifkan Health Emergency Operation Center (HEOC). Total ada delapan klaster yang dibentuk untuk penanganan korban gempa.
HEOC dipimpin langsung oleh kepala dinas kesehatan kabupaten/kota setempat untuk mengoordinasikan bantuan relawan dan organisasi profesi.
Kepala HEOC juga bertanggung jawab terhadap layanan kesehatan di daerah terdampak serta pengiriman bantuan obat-obatan.
Selain itu, Sumarjaya menerangkan Kemenkes memperkuat operasional dua rumah sakit lapangan yang disiapkan untuk menangani korban, yakni Rumah Sakit Ruteng dan Rumah Sakit Aeramo di Nagekeo.
Penguatan operasional tersebut memungkinkan rumah sakit lapangan melakukan tindakan medis darurat, termasuk operasi.
"Jadi kita sudah mendirikan rumah sakit lapangan dan hari ini telah melakukan operasi di tenda di rumah sakit lapangan," katanya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6591576/original/029814400_1779430905-cek_fakta_-_sertifikat_tanah_gratis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318670/original/097009500_1786124467-efb30e6b-7dc4-4c13-a54b-d81aacb7f640.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5173559/original/021886800_1742872977-cek_fakta_jemput.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329276/original/090677400_1787233896-WhatsApp_Image_2026-08-20_at_19.24.35.jpeg)