SDN di Kota Tuban Hanya Terima 1 Murid Baru Meski Tawarkan Sepeda Listrik

SDN Sukolilo I berada di jalur utama dengan lokasi yang tidak jauh dari Alun-alun Tuban.

Diterbitkan 16 Juli 2026, 05:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukolilo I, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, hanya memperoleh satu murid baru pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Kondisi tersebut diketahui hingga penutupan SPMB pada Rabu, 15 Juli 2026.

Hal ini menjadi perhatian, mengingat sekolah yang berada di kawasan tengah Kota Tuban tersebut telah melakukan berbagai upaya untuk menarik minat calon peserta didik. Bahkan, pihak sekolah menawarkan sejumlah hadiah, mulai dari sepeda listrik hingga perlengkapan sekolah bagi siswa baru.

SDN Sukolilo I berada di jalur utama dan lokasinya tidak jauh dari Alun-alun Tuban. Dari sisi sarana dan prasarana, sekolah tersebut memiliki gedung serta fasilitas yang tidak kalah baik dibandingkan sekolah dasar lainnya.

Berbagai upaya juga dilakukan para guru untuk meningkatkan minat masyarakat agar menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut. Selain menawarkan hadiah berupa sepeda listrik, sekolah juga menyediakan seragam gratis serta berbagai perlengkapan belajar bagi peserta didik baru.

Namun, berbagai strategi tersebut belum mampu mendongkrak jumlah pendaftar. Hingga penutupan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, SDN Sukolilo I hanya memperoleh satu siswa baru, yakni seorang anak laki-laki yang berstatus pindahan dari Surabaya.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky memastikan akan melakukan evaluasi terhadap Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban. Evaluasi dilakukan menyusul adanya sekolah dasar di kawasan tengah kota yang hanya mendapatkan satu murid baru.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan dinamika dalam dunia pendidikan yang perlu menjadi bahan evaluasi. Meski demikian, prioritas utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan.

"Memang dinamikanya beragam. Yang artinya kami menitikberatkan anak-anak ini bersekolah terlebih dahulu. Nanti kalau penataan di dalamnya akan terus kita evaluasi," kata Aditya.

 

 

Komitmen Pemkab

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tuban berkomitmen memastikan tidak ada anak yang kehilangan hak untuk memperoleh pendidikan, baik melalui sekolah negeri, swasta, maupun lembaga pendidikan keagamaan.

"Itu yang paling penting. Mau sekolah di mana pun itu adalah pilihan masing-masing, baik dari wali murid maupun muridnya sendiri," ujarnya.

Aditya mengaku telah menerima laporan dari Dinas Pendidikan bahwa seluruh anak usia sekolah dasar di Kabupaten Tuban telah tertampung di berbagai satuan pendidikan.

"Masuk sekolah, baik itu negeri maupun swasta maupun keagamaan," jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Irma Putri Kartika, hingga kini belum memberikan penjelasan terkait penyebab minimnya jumlah peserta didik baru di SDN Sukolilo I.

Termasuk mengenai hasil evaluasi maupun skema yang akan disiapkan Dinas Pendidikan untuk menangani sekolah dengan jumlah peserta didik yang sangat minim, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang disampaikan.