Gaya Komunikasi Menteri PU Dody Hanggodo Disorot, Ini Respons Istana

Mensesneg Prasetyo Hadi buka suara soal gaya komunikasi Menteri PU.

Diterbitkan 21 Juli 2026, 18:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Istana menanggapi sorotan publik atas gaya komunikasi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut cara penyampaian ke publik yang dinilai kurang pas menjadi catatan dan akan dikomunikasikan untuk diperbaiki. 

Prasetyo menegaskan evaluasi terhadap kementerian dan para menteri berjalan terus-menerus. Penilaian tidak hanya menyangkut kinerja, tetapi juga cara berkomunikasi di hadapan publik, dengan pendekatan yang disesuaikan pada konteks masing-masing.

"Jadi kalaupun ada yang berkenaan dengan masalah menteri, salah seorang menteri yang kemudian dianggap cara menyampaikan sesuatu ke publik itu dianggap kurang pas, nah itu menjadi catatan untuk nanti kami komunikasi dan kita berharap akan diperbaiki gitu," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7/2026).

"Kalau berkenaan dengan evaluasi kepada seluruh kementerian maupun kepada pejabat menterinya memang rutin terus-menerus kita lakukan evaluasi. Dalam artian saling berkoordinasi, dalam artian saling memberikan masukan karena ada beberapa hal yang memang tergantung konteksnya ya," jelasnya.

"Kalau evaluasi dari sisi kinerja itu ada sendiri bagaimana cara kita kemudian mengevaluasi. Tapi kalau pertanyaannya tadi adalah mengevaluasi dari sisi bagaimana cara berkomunikasi apalagi yang berkenaan dengan karakter masing-masing, itu juga tentunya parameter atau indikator dan cara mengevaluasinya berbeda," sambung dia.

Jawaban Dody Hanggodo soal Gaya Bicara

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menanggapi kritik terhadap cara berkomunikasinya yang dinilai tidak santun. Dody berkilah, dirinya berasal dari Jawa Timur, yang masyarakatnya biasa berbicara secara lepas.

"Ya gimana, saya ini asalnya dari Jawa Timur, orang swasta, gimana, ya agak slengekan, ya sudahlah," kata Dody di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (20/7/2026).

Meski demikian, Dody mengklaim gaya komunikasinya bisa sangat serius apabila menyangkut urusan pekerjaan teknis.

"Kecuali sesuatu yang teknis banget baru saya akan serius. Kalau ini kan bukan sesuatu yang serius, ini hoaks semua, gimana," kata dia.

Terkait gaya bicaranya yang belakangan dikritik, dirinya mengaku tidak pernah mendapat arahan khusus dari Prabowo. Meski kerap dipanggil, pembicaraan mereka seputar pekerjaan, termasuk untuk pemanggilan hari itu.

"Kalau dipanggil ya sering, tiap saat. Tapi enggak, enggak ada urusan begituan lah," ujarnya.