Prabowo Cek Kebakaran Hutan Kalimantan: Saya Datang untuk Lihat Keadaan Nyata

Prabowo menerima laporan bahwa total ada 198 titik api atau hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi yang terdeteksi di Kalimantan Barat.

Diterbitkan 22 Agustus 2026, 12:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pontianak, Kalimantan Barat, untuk mengecek langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Sabtu (22/8/2026). Prabowo mengatakan kehadirannya untuk melihat langsung kondisi karhutla di lapangan.

Hal ini disampaikan Prabowo saat memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Satgas Udara Lanud Supadio, Pontianak. Rapat tersebut dihadiri sejumlah menteri kabinet, jajaran TNI-Polri, pimpinan pemerintah daerah, BMKG, Basarnas, hingga BNPB.

"Terima kasih saudara-saudara sekalian. Saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata," kata Prabowo saat memimpin rapat.

Prabowo lantas meminta laporan terkini mengenai situasi karhutla di Kalimantan. Dia menerima laporan bahwa total ada 198 titik api atau hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi yang terdeteksi di Kalimantan Barat.

"Mohon izin kami Brigjen Purnawirawan Nyoman Abrulo, TA Kepala BNPB, izin menyampaikan bahwa Bapak Kepala BNPB masih di NTT. Kami lanjut. Kami laporkan tentang situasi terkini pantauan hotspot yang selama 24 jam berdasarkan satelit," jelas Nyoman kepada Prabowo.

"Terdeteksi ada 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi. Ini artinya dengan tingkat kepercayaan tinggi ada titik api dan asap yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat," sambung dia.

Selain itu, terdapat 3.100 hotspot dengan tingkat kepercayaan menengah dan 406 hotspot dengan tingkat kepercayaan rendah.

 

Tiba di Pontianak, Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Kebakaran Hutan

Presiden Prabowo Subianto tiba di Kalimantan Barat untuk mengecek langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Sabtu (22/8/2026).

Setibanya di Pontianak, Prabowo langsung memimpin rapat bersama jajaran pemerintah, TNI-Polri, dan lembaga terkait.

Pesawat kepresidenan yang membawa Prabowo dan rombongan terbatas tiba di Lanud TNI AU Supadio, Pontianak, sekitar pukul 11.35 WIB. Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kedatangan Prabowo disambut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Prabowo kemudian menuju Posko Satgas Udara Lanud Supadio untuk memimpin rapat penanganan karhutla.

 

Dihadiri 8 Pimpinan Kementerian dan Lembaga

Sebelum rapat dimulai, Prabowo menyalami jajaran TNI-Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta pihak terkait yang hadir di posko.

Seskab Teddy Indra Wijaya melaporkan rapat tersebut diikuti delapan kementerian/lembaga, 10 pimpinan daerah, Basarnas, BNPB, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Yang terhormat Bapak Presiden pada hari ini Sabtu 22 Agustus 2026 telah hadir 8 pimpinan kementerian/lembaga dari pusat kemudian 10 pimpinan pemerintah daerah, gubernur, kapolda, pangdam, Basarnas, BMKG, BNPB, dari daerah di posko penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan," tutur Teddy membuka rapat.

"Saat ini saya berada di Pontianak, selanjutnya berkenan Bapak Presiden berkenan untuk memberikan instruksi dan pengarahan," sambungnya.

Prabowo kemudian menyampaikan alasan kedatangannya ke Kalimantan. Dia meminta laporan mengenai kondisi terbaru karhutla di wilayah tersebut.

"Baik terima kasih saudara-saudara sekalian, saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata. Sekarang saya minta siapa bisa kasih saya presentasi tentang situasi," jelas Prabowo.