Indonesia Butuh Generasi Muda yang Jadi Perekat Bangsa

Indonesia membutuhkan generasi muda, khususnya kelompok mahasiswa yang mampu menjadi perekat, bukan pemecah.

Diterbitkan 17 Juli 2026, 16:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI), Wayan Ardi Adnyana, mengatakan Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu memperkuat persatuan di tengah berbagai tantangan bangsa. Hal itu disampaikan saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIV KMHDI di BBPMKP Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis (16/7).

"Rakernas bukan sekadar agenda tahunan organisasi, melainkan forum strategis untuk menyatukan gagasan dan merumuskan langkah nyata dalam menjawab berbagai persoalan kebangsaan," kata Ardi.

Ardi mencatat, di tengah berbagai dinamika ekonomi, sosial, dan kebangsaan, Indonesia membutuhkan generasi muda, khususnya kelompok mahasiswa yang mampu menjadi perekat, bukan pemecah. Selain itu, dia meyakini Indonesia juga membutuhkan mahasiswa yang mampu mencari solusi, bukan sekadar mengamati.

"Mahasiswa Hindu harus tampil sebagai kekuatan intelektual yang kritis, berintegritas, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Ardi.

Ardi menegaskan, semangat kepengurusan PP KMHDI periode yang dipimpinnya mengusung visi "Transformasi KMHDI untuk Indonesia". Visi itu bertujuan agar transformasi tidak berhenti pada perubahan struktur organisasi, tetapi juga mencakup perubahan pola pikir, budaya kerja, serta peningkatan kontribusi nyata organisasi kepada masyarakat.

"Kami ingin menghadirkan KMHDI yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, lebih kuat dalam kaderisasi, lebih aktif dalam pengabdian kepada masyarakat, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun bangsa," harapnya.

Ardi memastikan seluruh program kerja KMHDI yang akan dirumuskan dalam Rakernas tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kader, umat Hindu, dan masyarakat Indonesia secara luas.

"Kolaborasi antara organisasi kepemudaan dengan berbagai pemangku kepentingan merupakan modal penting untuk memperkuat pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan," tutup Ardi.

Sebagai informasi, Rakernas XIV KMHDI mengusung tema "Persatuan Indonesia" dan menjadi momentum konsolidasi nasional organisasi dalam menyusun arah kebijakan serta program kerja kepengurusan.

Rakernas XIV KMHDI diharapkan menghasilkan berbagai program strategis yang mampu memperkuat kapasitas organisasi sekaligus mempertegas peran mahasiswa Hindu sebagai mitra pembangunan nasional dalam mewujudkan Indonesia yang bersatu, maju, dan berdaya saing.

Diketahui, Rakernas XIV KMHDI juga dihadiri Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Wakil Direktur Politik Baintelkam Polri, organisasi masyarakat (ormas) Hindu nasional, Cipayung Plus Nasional, serta kader KMHDI dari seluruh Indonesia.

Â