BEM UI Ungkap Alasan Turun Demo Besok

BEM UI menilai berbagai kritik yang selama ini disampaikan mahasiswa tidak mendapat respons.

Diterbitkan 11 Juni 2026, 19:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Yatalathof Ma’shum Imawan atau Athof menjelaskan, alasan di balik aksi demo yang akan digelar di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat 12 Juni 2026.

“Kami memandang memberi kesempatan dan waktu (untuk pemerintah) sudah terlalu lama kita coba. Karena kritik lewat data juga sudah disampaikan dan selalu diabaikan, lebih-lebih karena pemerintah memilih mengelak alih-alih bertanggung jawab,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

Menurut Athof, kondisi ekonomi yang dirasakan masyarakat tidak sejalan dengan angka pertumbuhan yang selama ini disampaikan pemerintah.

Dia menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok, lapangan pekerjaan yang disebut semakin sempit, hingga beban pajak yang dinilai memberatkan masyarakat.

“Kenyataan yang kita hadapi sekarang adalah ekonomi hanya tumbuh di atas kertas, tapi di meja makan rakyat tidak ada yang berubah. Harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat dihajar pajak,” ungkap Athof.

Dia  juga mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat.

Dalam kesempatan itu, BEM UI juga menyinggung persoalan pajak UMKM, kebijakan sektor pertambangan, hingga isu militerisme di lingkungan sipil dan kampus.

“Semua itu yang membuat kami harus turun ke jalan,” katanya.

BEM 15 Fakultas

Athof mengatakan jumlah massa yang akan turun ke jalan masih dibahas dalam rapat teknis yang digelar pada Kamis malam. Karena itu, estimasi peserta aksi belum dapat dipastikan.

“Untuk detail berapa banyak yang akan turun masih dibahas di rapat teknis lapangan malam ini. Setelah itu baru bisa dipastikan jumlah massa aksinya,” ujarnya.

Sejauh ini, kelompok yang menyatakan akan ikut dalam aksi antara lain aliansi BEM se-UI yang terdiri dari BEM UI dan 15 BEM Fakultas, BEM KM IPB, BEM Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), BEM Universitas Pancasila, Aliansi BEM Gunadarma, Front Mahasiswa Nasional (FMN) Pusat, FMN UI, Pembebasan, dan Semar UI.

“Beberapa organisasi dan simpul pergerakan yang ikut konsolidasi nasional di Kampus UI kemarin masih akan memastikan kehadiran dan estimasi massa yang ikut di rapat malam ini,” tandasnya.