Penyebab Pipa Gas Bocor di Bekasi

Kebocoran terindikasi dipicu aktivitas pemasangan pipa BBM Cikampek–Plumpang.

Diterbitkan 08 Juni 2026, 00:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT. Pertamina (Persero) menangani insiden kebocoran pipa gas milik Pertamina EP di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Hasil awal menunjukkan kebocoran diduga dipicu aktivitas pemasangan pipa BBM Cikampek–Plumpang.

“Kebocoran terkonfirmasi terjadi pada sore pukul 16.50 WIB tadi dan berhasil tertangani pukul 18.15 WIB,” kata Manager Communication, Relations & CSR PT. Pertamina Gas (Pertagas) Imam Rismanto, Minggu (7/6/2026).

Ia menegaskan, indikasi awal kebocoran pada pipa FRP tersebut berkaitan dengan kegiatan pemasangan pipa BBM di jalur Cikampek–Plumpang. Setelah laporan diterima, Tim Tanggap Darurat Pertagas bersama unsur gabungan segera bergerak untuk melakukan penanganan sekaligus mengamankan area kejadian.

Sejumlah langkah mitigasi turut dilakukan, termasuk pengamanan area dengan dukungan Tim Damkar setempat. Upaya tersebut juga melibatkan pihak berwenang guna memastikan kondisi tetap terkendali serta area kejadian steril dari aktivitas yang berpotensi mengganggu proses penanganan.

“Sejak pukul 18.15 WIB tadi, kebocoran gas dari pipa telah berhasil tertangani dan kini telah dilakukan penghentian aliran gas untuk mengisolasi titik kebocoran serta mencegah risiko lanjutan,” ujarnya.

Selanjutnya, tim gabungan melakukan upaya pemulihan disertai pemantauan situasi secara intensif dengan mengutamakan keselamatan masyarakat maupun seluruh personel yang bertugas.

“Prioritas utama kami adalah keselamatan masyarakat dan seluruh personel yang melakukan pekerjaan,” kata dia.

 

Pipa Gas Diduga Bocor

Sebelumnya, Pipa gas di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diduga mengalami kebocoran pada Minggu (7/6/2026) sore. Peristiwa ini sempat viral di media sosial setelah warga melaporkan adanya semburan gas di kawasan Kampung Bunibaru, Desa Buni Bakti.

Dalam video yang beredar, terlihat semburan gas diduga mencapai ketinggian lebih dari satu meter dan memicu kepanikan warga sekitar. Insiden tersebut diduga berasal dari kebocoran pipa gas di lokasi kejadian.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi membenarkan adanya laporan terkait kejadian itu. Namun, pihaknya belum dapat memastikan kronologi pasti insiden.

"Itu betul ada laporan kebocoran," ujar petugas Damkar Kabupaten Bekasi saat dikonfirmasi Liputan6.com, Minggu (7/6/2026).

 

Kejadian Sore Hari

Ia menjelaskan, laporan diterima sekitar pukul 17.00 WIB, sementara kejadian diduga terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

"Kejadian kebocorannya siang jam setengah 3, menerima laporan jam 5 sore," lanjutnya.

Meski demikian, Damkar menyebut belum melakukan penanganan langsung di lokasi karena belum ada indikasi kebakaran maupun kondisi yang membutuhkan evakuasi darurat.

"Kalau untuk kronologi belum diketahui, karena Damkar belum bergerak karena belum ada informasi kebakarannya," ujarnya.