Kronologi Fortuner Jadi Sasaran Amuk Massa di Tanah Abang

Polisi ungkap kronologi Fortuner yang viral dirusak massa di Tanah Abang, bermula dari cekcok di Tebet.

Diterbitkan 07 Juni 2026, 17:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap kronologi perusakan mobil Toyota Fortuner hitam bernomor polisi B 888 HV yang terjadi di Jalan KH Mas Mansyur, putaran Bata, Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6/2026) sore.

Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial setelah beredar narasi yang menyebut kendaraan itu terlibat tabrak lari sebelum akhirnya diamuk massa.

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti keributan yang berujung pada perusakan mobil tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden bermula dari perselisihan antara pengemudi Fortuner dan pengendara sepeda motor di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

“Setelah didalami ternyata berawal dari pengendara Fortuner ribut dengan pengendara sepeda motor di daerah Tebet, Jakarta Selatan,” kata Dhimas di Jakarta, dikutip Minggu (7/6/2026).

Menurut Dhimas, perselisihan dipicu saat pengemudi Fortuner membunyikan klakson karena merasa jalannya terhalang. Situasi memanas setelah pengemudi mobil diduga memepet dan memaki pengendara motor.

Dua pengendara motor lain kemudian datang untuk menegur pengemudi Fortuner. Namun teguran tersebut justru memicu cekcok lanjutan.

“Pengendara Fortuner merasa tidak senang dan kembali memaki pengendara sepeda motor yang menegurnya,” ujar Dhimas.

 

Pengakuan Pengemudi

Dari keterangan pengemudi Fortuner, salah satu pengendara motor juga sempat menabrakkan kendaraannya ke mobil. Setelah itu, sejumlah pengendara motor mengejar Fortuner sambil meneriakkan tuduhan tabrak lari sehingga menarik perhatian warga lain.

“Pengendara sepeda motor terus mengejar sambil teriak tabrak lari sehingga makin banyak massa yang mengejar dan melakukan perusakan,” jelasnya.

Saat memasuki kawasan Tanah Abang, mobil tersebut akhirnya berhasil dihentikan dan dikepung massa. Akibatnya, kendaraan mengalami kerusakan, sedangkan pengemudi menderita luka di bagian kepala.

Polisi kini telah melakukan olah tempat kejadian perkara, berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Tebet, serta menyelidiki identitas pelaku perusakan.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku perusakan dan mendalami seluruh rangkaian kejadian agar peristiwa ini menjadi jelas,” kata Dhimas.