Sekjen PDIP Ungkap Alasan Gen Z Perlu Melek Geopolitik

Pembekalan ini penting untuk memiliki pisau analisis yang matang dalam menghadapi perubahan konstelasi dunia.

oleh Putu Merta Surya PutraDiterbitkan 04 November 2026, 17:18 WIB
Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto dalam kuliah umum bertajuk ‘Pemikiran Geopolitik Bung Karno‘ di UBK Jakarta. (Foto: DPP PDIP).

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengingatkan kalangan Generasi Z untuk memperkuat literasi geopolitik di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar anak muda memiliki pisau analisis yang matang dalam menjaga kepentingan nasional.

Hal tersebut disampaikan Hasto saat memberikan sambutan dalam agenda 'Pelatihan Penguatan Literasi Geopolitik Bagi Gen-Z' bertajuk “Memahami Dunia, Memperkuat Indonesia" di Aula Soekarno, Kampus Universitas Bung Karno (UBK), Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2026).

"Anda sekarang dihadapkan dengan perubahan konstelasi dunia yang sangat luar biasa yang memerlukan adanya suatu pisau analisa yang dimiliki oleh mahasiswa. Bagaimana kita bisa menentukan sikap, membaca, dan melakukan analisis atas apa yang terjadi," kata dia.

"Geopolitik mengajarkan pengetahuan dan kajian tentang konstelasi geografis yang berkaitan dengan perjuangan national interest suatu bangsa," sambungnya.

Lebih lanjut, Hasto menekankan pentingnya pembekalan kepemimpinan intelektual bagi generasi muda agar memiliki daya pikir progresif revolusioner.

 

Turun ke Bawah

Menurut dia, wawasan holistik yang memadukan realitas sosial, cara pandang nasional, serta perspektif global tersebut dinilai menjadi fondasi utamanya.

"Ketika masiswa bertemu dengan rakyat dan melihat dinamika kehidupan rakyat, itu tidak terlepas dari national view dan global view, serta perspektif historisnya," kata Hasto.

Hasto berharap, pelatihan geopolitik ini menjadi jembatan pengabdian akademis yang mampu meretas jalan masa depan anak muda Indonesia untuk tampil percaya diri sebagai pemimpin peradaban dunia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya