Bantuan Kemanusiaan Terus Disalurkan untuk Korban Gempa NTT

Bantuan kemanusiaan disalurkan berdasarkan identifikasi kebutuhan di lapangan oleh PMI untuk mendukung penanganan darurat dan pemulihan awal masyarakat terdampa

oleh Jonathan Pandapotan PurbaDiterbitkan 26 Agustus 2026, 08:55 WIB
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Danone Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dukungan ini merupakan bagian dari upaya bersama berbagai pihak untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat sekaligus mendukung tahap awal pemulihan pascabencana.

Dukungan PMI dan Danone Indonesia mencakup donasi senilai Rp 1 miliar, sekitar 53.000 botol air mineral, serta produk nutrisi. Sebagian bantuan telah dikirimkan sejak Sabtu (22/8).

Donasi tersebut diperuntukkan bagi pengadaan beragam kebutuhan masyarakat terdampak berdasarkan hasil identifikasi dan penilaian kebutuhan yang dilakukan PMI di lapangan. Dengan demikian, jenis bantuan yang disalurkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan nyata masyarakat dan perkembangan situasi di wilayah terdampak.

Selain donasi, bantuan produk diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, termasuk ketersediaan air minum yang aman dan dukungan nutrisi. Penyalurannya dilakukan melalui jaringan kemanusiaan PMI agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat waktu dan tepat sasaran.

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, menyampaikan bahwa sinergi dan kolaborasi lintas sektor sangat krusial guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat berjalan efektif.

“Hari ini bantuannya lebih ke dana tunai, dan ini bukan pertama kalinya untuk Danone Indonesia melainkan sudah yang keenam kali. Tiap terjadi bencana, Danone Indonesia selalu hadir menyumbang," ujar Jusuf Kalla.

"Jadi kami sangat berterima kasih, karena ini wujud nyata pelaksanaan prinsip bisnis saat ini, yaitu ESG (Environmental, Social, and Governance), yang dijalankan dengan baik,” tambah JK.

Sementara CEO Danone Indonesia, Laurent Boissier, mengatakan bahwa dalam situasi bencana, semangat saling membantu dan kerja sama menjadi bagian penting dalam penanganan kemanusiaan.

“Ketika gempa melanda Nusa Tenggara Timur, perhatian dan simpati kami tertuju kepada keluarga dan masyarakat yang terdampak. Dalam situasi seperti ini, yang terpenting adalah bagaimana kita dapat saling membantu dan mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing. Kami bergabung dalam upaya bersama PMI, pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan berbagai pihak lainnya untuk membantu saudara-saudara kita melewati masa darurat dan memulai pemulihan,” ujar Laurent.

Menurut Laurent, kolaborasi menjadi penting karena penanganan bencana membutuhkan kecepatan, koordinasi, serta pemahaman yang baik terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan.

“PMI memiliki pengalaman, jaringan, dan kemampuan kemanusiaan yang luas, termasuk dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat terdampak. Karena itu, dukungan kami disalurkan melalui PMI agar dapat menjadi bagian dari upaya kemanusiaan yang lebih besar, terkoordinasi, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Bagi kami, solidaritas berarti menjadi bagian dari upaya bersama dan membantu sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

 

Prabowo Kucurkan Rp 200 Miliar untuk Penanganan Gempa NTT

Prabowo menyapa dan memeluk anak-anak korban Gempa NTT (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan sebesar Rp 200 miliar untuk mendukung penanganan bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebesar Rp 40 miliar untuk pemerintah provinsi NTT dan masing-masing Rp 20 miliar untuk delapan kabupaten terdampak.

Adapun delapan kabupaten tersebut yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Ngada, Nagekeo, Sikka, dan Flores Timur.

Prabowo menegaskan bantuan tersebut harus digunakan secara tepat untuk mendukung penanganan bencana dan membantu masyarakat yang terdampak.

"Bantuan yang Rp 20 miliar tiap kabupaten yang terdampak sudah sampai?" tanya Prabowo saat memimpin rapat penanganan bencana NTT di Yonif 834/WM, Kabupaten Nagekeo, Rabu (26/8/2026).

Kepala BNPB Letjen Suharyanto memastikan bantuan sebesar Rp 20 miliar untuk setiap kabupaten telah diterima oleh pemerintah daerah. Dia juga telah berpesan kepada para bupati agar digunakan khusus untuk kebutuhan penanganan bencana.

"Sudah sampai, kami juga sudah sampaikan ke Bupati, bantuan itu tidak boleh digunakan hal yang lain kecuali untuk menangani bencana," ujar Suharyanto.

Prabowo juga mendorong pemerintah daerah memiliki lumbung-lumbung cadangan logistik untuk menghadapi keadaan darurat. Dia mengatakan pemerintah pusat siap membantu membangunkan apabila daerah belum mempunyai lumbung cadangan.

"Berarti kita bantu tiap provinsi biar gubernur mempunyai gudang dan persiapan makanan sama juga dengan bupati. Seharusnya sebetulnya juga memang demikian. Para bupati, gubernur harusnya juga sudah punya lumbung-lumbung cadangan, tapi ya sudah kalau mereka mungkin belum berinisiatif kita lakukan," tutur Prabowo.

Di sisi lain, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan Presiden Prabowo. Menurut dia, dukungan tersebut sangat membantu pemerintah daerah untuk memperkuat penanganan dan memberikan bantuan kepada para pengungsi.

"Terima kasih Bapak Presiden sudah mendapatkan bantuan. Semua kabupaten di Pulau Flores ini mendapatkan Rp 20 miliar dan provinsi Rp 40 miliar, itu sangat membantu kami untuk menggerakkan lebih maksimal lagi biar bisa bantu pengungsi," pungkas Melkiades

Prabowo menyampaikan duka cita kepada seluruh masyarakat NTT yang menjadi korban gempa.

"Saya datang untuk melihat langkah-langkah yang sudah diambil dan saya juga menyampaikan kepada seluruh rakyat Flores, daerah-daerah yang kena bencana ucapan belasungkawa saya, mereka yang kehilangan keluarganya," kata Prabowo di depan pengungsi.

Dia memastikan pemerintah pusat akan terus memantau, mengirim bantuan, dan membantu kesulitan masyarakat terdampak gempa. Prabowo berjanji akan melakukan perbaikan.

"Ini masalah alam, kita waspadai, kita belajar, dan kita ambil langkah-langkah persiapan," ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya