PDIP Minta Keresahan Rakyat Harus Dijawab Pemerintah

PDIP melalui Sekjen Hasto Kristiyanto menyoroti kekhawatiran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap ekonomi nasional dan terbatasnya lapangan kerja.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 28 Juli 2026, 15:19 WIB
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026). (Foto: Tim Media DPP PDIP).

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto meminta pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya Gibran Rakabuming Raka merespons suara keserahan publik, terutama di bidang ekonomi.

"Suara-suara itu harus didengarkan oleh para pengambil kebijakan,” kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026).

 

Dia mengatakan, berbagai aspirasi yang diterima PDIP juga menunjukkan masyarakat, khususnya generasi muda, masih menaruh perhatian besar terhadap persoalan ekonomi dan kesempatan kerja.

Ia mengaku hal itu muncul saat berdialog dengan mahasiswa dalam kegiatan Public Pulse 28. Banyak peserta menyampaikan kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi nasional dan terbatasnya lapangan pekerjaan.

"Banyak yang mengkhawatirkan kondisi ekonomi kita, termasuk bagaimana lapangan kerja harus diciptakan. Itu yang harus dijawab," jelas dia.

 

Jawab Keresahan Anak Muda

Sebagai tindak lanjut, Hasto menyebut PDI Perjuangan akan mendorong berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat melalui anggota legislatif, kepala daerah, dan struktur partai.

"Itu yang harus dijawab dan PDI Perjuangan akan melakukan hal-hal yang konkret melalui anggota legislatif kita, kepala daerah dari PDI Perjuangan, dan struktur partai agar mendorong program-program padat karya bagi rakyat dan ekonomi kreatif, di mana Ketua DPP dipimpin oleh Mas Prananda Prabowo. Ekonomi kreatif ini yang juga didorong, diinisiasi oleh PDI Perjuangan melalui wisata desa, kuliner desa, dan mobilisasi anak-anak muda yang produktif," tandas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya