Polisi: Mondy Tatto Tersangka Pengeroyokan, Bukan Pembunuhan

Polisi tegaskan Mondy Tatto bukan tersangka pembunuhan Faisal. Ia dijerat pengeroyokan; tersangka penusukan adalah Darmin.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 23 Juli 2026, 16:55 WIB
Selebgram Mondy Tatto atau Mondy Punk. (Foto: Instagram Mondyy_tatto28).

Liputan6.com, Jakarta - Polisi meluruskan kabar yang beredar terkait tewasnya anak punk, Faisal Anwar, di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Selebgram Dita Restu Amanda alias Mondy Tatto atau Mondy Punk dipastikan bukan tersangka pembunuhan. Ia hanya dijerat dalam perkara dugaan pengeroyokan yang terjadi beberapa jam sebelum korban meninggal.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, AKP Engkus Kusnadi, mengatakan pihaknya menangani dua perkara berbeda dalam rangkaian kejadian tersebut. Perkara pertama adalah dugaan pengeroyokan dengan dua tersangka, yakni Mondy dan Doni Darmawan alias Donal. Perkara kedua adalah pembunuhan dengan tersangka tunggal bernama Darmin.

Keributan pertama muncul di wilayah Desa Kalijaya pada malam hari, lalu berlanjut beberapa jam kemudian di lokasi lain hingga berujung penusukan. Polisi menegaskan tempat, waktu, dan pelaku pada dua peristiwa itu berbeda.

Menurut keterangan penyidik, pengeroyokan terjadi di depan sebuah salon di Jalan KH Asnawi, Desa Kalijaya, Cikarang Barat, sekitar pukul 21.00 WIB. Awalnya, korban hendak meminjam sepeda motor milik Mondy yang saat itu dipakai Donal.

Permintaan tersebut memicu adu mulut. Engkus menjelaskan, keributan dipengaruhi minuman keras dan persoalan pribadi antara korban dan Donal karena keduanya sama-sama memiliki kedekatan dengan Mondy.

Saat perkelahian berlangsung, Donal dan korban saling adu jotos. Berdasarkan hasil penyidikan, Mondy diduga ikut serta melakukan pengeroyokan.

"Pelakunya Mondy dan Donal. Itu perkara pengeroyokan," ujar Engkus.

Pertikaian Berlanjut ke Kontrakan, Darmin Menikam

Setelah dilerai rekan-rekannya, perkelahian di depan salon selesai. Beberapa jam kemudian, korban kembali berkumpul bersama pelaku dan teman-temannya di kawasan Ceger, lalu berpindah ke kontrakan Mondy di Kampung Jatibaru, Desa Kalijaya.

Di lokasi kontrakan tersebut, terjadi peristiwa lain yang terpisah dari kejadian sebelumnya. Engkus menegaskan penusukan yang menewaskan Faisal dilakukan oleh Darmin, bukan oleh Mondy maupun Donal.

"Tempat kejadian berbeda, waktu berbeda, pelakunya juga berbeda," tegasnya.

Menurut penyidikan, Darmin mengaku sempat berniat melerai pertengkaran yang kembali pecah di kontrakan. Namun setelah dipukul korban menggunakan tabung gas elpiji, Darmin mengambil pisau yang telah dibawanya lalu menusuk korban.

Hasil autopsi memastikan penyebab kematian Faisal adalah luka tusuk di dada kanan yang menembus paru-paru hingga menyebabkan pendarahan.

"Dikuatkan hasil otopsi bahwa penyebab kematian akibat luka tusuk di dada sebelah kanan yang menembus paru-paru sehingga menyebabkan pendarahan," kata Engkus.

Polisi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam dua perkara berbeda yang terjadi pada malam yang sama di wilayah Cikarang Barat.

"Yang pertama laporan pengeroyokan, pelakunya Donal sama Mondy. Yang kedua pelaku penusukan yang menyebabkan mati itu pelakunya satu orang, atas nama Darmin," kata Engkus, Kamis (23/7/2026).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya