Bupati Sukoharjo Tiba di KPK Usai Kena OTT

Etik Suryani tiba di Gedung Merah Putih KPK usai OTT di Solo Raya. KPK mengamankan lima orang dan mendalami dugaan pemerasan kepada perangkat daerah.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 10 Juli 2026, 10:00 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat terkena OTT KPK (Liputan6.com/ Arie Sunarya)

Liputan6.com, Jakarta - Bupati Sukoharjo Etik Suryani tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan pada Jumat (10/7) usai terjaring OTT di Solo Raya, Jawa Tengah.  Ia mengenakan masker dan memilih tidak berkomentar saat memasuki gedung.

Etik datang bersama rombongan kendaraan yang dikawal KPK dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Gedung Merah Putih.

Setiba di area lobi, ia langsung berjalan melewati awak media tanpa menanggapi pertanyaan yang disampaikan.

Etik memasuki kompleks KPK sekitar pukul 09.37 WIB. Ia menumpang mobil keenam dari iring-iringan yang dikawal petugas KPK.

Saat digiring ke dalam gedung, ia terlihat mengenakan kemeja putih dengan outer dan kerudung hitam.

Setelah turun, Etik langsung diarahkan menuju lantai dua, ruang pemeriksaan penyidik KPK.

OTT Solo Raya: Lima Orang Diamankan, Dugaan Pemerasan

Etik Suryani merupakan satu dari lima orang yang diamankan dalam OTT KPK di Solo Raya pada Kamis (9/7). Pemeriksaan awal dilakukan di Polresta Surakarta sebelum para pihak dibawa ke Jakarta.

"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan lima orang, salah satunya Bupati Sukoharjo," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (10/7).

"Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta, dan pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.

"Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," ujar Budi.

KPK saat ini memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Etik Suryani dan pihak lain yang diamankan dalam OTT Sukoharjo. Hingga kini, mereka masih berstatus sebagai pihak yang diperiksa.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya