1.700 Pencari Kerja Datangi Job Fair Jaksel, Total Peserta Hybrid Tembus 3.458

Setelah job fair digelar, perusahaan peserta akan langsung memproses setiap kandidat yang memenuhi kualifikasi.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 09 Juli 2026, 10:21 WIB
Job Fair Jakarta Selatan 2026 (Liputan6.com/ Devira Prastiwi)

Liputan6.com, Jakarta - Event Job Fair Tahap I: Jakarta Selatan Career Fest and Bazaar 2026 di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel), telah rampung digelar. Acara ini berlangsung pada 7–8 Juli 2026.

Menurut Kepala Seksi (Kasie) Pelatihan, Penempatan, Produktivitas, dan Transmigrasi (P3T) Suku Dinas (Sudin) Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Selatan, Erning Kumala Dewi, terdapat perbedaan jumlah kehadiran pencari kerja secara offline dan online.

Sebab, seperti diketahui, Job Fair Tahap I: Jakarta Selatan Career Fest and Bazaar 2026 digelar secara hybrid, yakni offline dan online.

"Yang hadir secara offline di Gedung Nyi Ageng Serang, total dua hari sebanyak 1.700 orang," ujar Erning saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (9/7/2026).

Dia melanjutkan, sedangkan jumlah peserta secara hybrid hingga saat ini mencapai 3.458 orang. Erning pun berharap angka tersebut terus bertambah.

"Hybrid total sampai detik ini 3.458 orang. Kenapa saya bilang sampai detik ini, karena secara online masih terus dibuka hingga 15 Juli 2026," ucap Erning.

"Masih bisa diakses di karir.jakarta.go.id," sambung dia.

Erning menjelaskan, setelah job fair digelar, perusahaan peserta akan langsung memproses setiap kandidat yang memenuhi kualifikasi.

"Jadi setelah ini ya mereka (perusahaan) harus interview, melanjutkan terus prosesnya. Mereka harus melapor ke kami, tentunya secara bertahap, sampai nanti mereka melaporkan menerima berapa orang," jelas Erning.

 

37 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan di Job Fair

Sebelumnya, sebanyak 37 perusahaan membuka 3.299 lowongan pekerjaan dalam Job Fair Tahap I: Jakarta Selatan Career Fest and Bazaar 2026 di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel).

Kepala Seksi (Kasie) Pelatihan, Penempatan, Produktivitas, dan Transmigrasi (P3T) Suku Dinas (Sudin) Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Selatan, Erning Kumala Dewi, mengatakan, tak hanya offline, job fair ini juga dapat diikuti secara online. Masa pelaksanaan job fair online lebih panjang dibandingkan dengan offline.

"Job fair itu berlangsung secara hybrid, yaitu online sama offline. Yang online sendiri sudah dimulai dari tanggal 30 Juni sampai 15 Juli," ujar Erning di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).

Erning menjelaskan, jumlah perusahaan yang mengikuti secara online lebih dari 37.

"Karena kita saring kembali mana yang bisa ikut di booth-booth di sini. Tapi tetap yang tidak bisa (ikut) offline diakomodasi di online. Jadi tidak membatasi hal tersebut selama perusahaan-perusahaan itu memenuhi persyaratan legalitasnya," kata dia.

 

Jenis Lowongan Kerja

Menurut Erning, jenis lowongan pekerjaan yang dibuka cukup beragam, mulai dari kru outlet hingga finance.

"Lowongan pekerjaannya beragam. Misalnya dari sisi finance, ada kru outlet, ada seller, ada marketing, ada admin, ada customer service, ada pramuniaga, IT support, dan lain-lain," papar dia.

Terkait kualifikasi, dia mengatakan hal itu bergantung pada masing-masing perusahaan. Namun, untuk usia pelamar tidak dibatasi.

"Itu sudah menjadi kualifikasi masing-masing. Jadi nanti kalau pencari kerja ini masuk dalam sistem aplikasi, ada perusahaan-perusahaan, di situ ada kualifikasi masing-masing. Ada yang minimal SMA, SMK, ada yang pendidikan S1, beda-beda. Cuma kalau umur tidak dibatasi. Tidak ada persoalan," terang Erning.

Dia menjelaskan, dalam job fair ini juga ada perusahaan yang melakukan wawancara langsung atau walk-in interview.

"Di sini kan kemarin online itu kan sudah mengunggah berkas. Jadi sebelum hari ini, perusahaan sudah mulai mereview CV mereka. Jadi ketika datang ke sini sudah tidak nol lagi," kata Erning.

"Sudah mulai dibaca (lamarannya). Kalau memang yang bersangkutan dari kemarin-kemarin sudah mengisi, oh, oke bisa lanjut walk-in interview di sini," jelas Erning.

Erning menyebut, hingga saat itu sudah ada sekitar 2.700 pelamar kerja. Namun, kata dia, jumlah pencari kerja yang telah melakukan check-in di lokasi sejak Selasa (7/7) hingga Rabu (8/7/2026) mencapai 947 orang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya