Liputan6.com, Jakarta - Seorang lansia bernama Suratman (81) meninggal dunia dalam kebakaran rumah di Jalan Palmerah Utara III, RT 15/RW 08, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Minggu 5 Juli 2026. Kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek listrik.
Kasie Ops Gulkarmat Jakarta Barat Syaiful Kahfi mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 18.31 WIB. Sebanyak 20 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi secara bertahap.
Advertisement
“Objek terbakar rumah tinggal. Jadi sekitar pukul 18.28 WIB, asap mulai terlihat dan sudah membesar dari rumah salah satu warga di lantai 2. Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut,” kata Syaiful dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).
Petugas mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 18.37 WIB. Api berhasil dilokalisir pada pukul 19.19 WIB, kemudian dilakukan pendinginan hingga operasi dinyatakan selesai pada pukul 20.18 WIB.
Kebakaran menghanguskan area sekitar 10 x 12 meter persegi. Peristiwa itu berdampak terhadap lima kepala keluarga dengan total 12 jiwa.
“Diduga penyebab sementara karena fenomena listrik,” ujar Syaiful.
Tidak ada korban luka ringan maupun luka berat dalam kejadian tersebut. Namun, seorang warga bernama Suratman (81) meninggal dunia.
"Proses pemadaman telah selesai. Korban jiwa satu orang," ujar dia.
Detik-detik Kebakaran
Sebelumnya, Kebakaran menghanguskan sejumlah rumah di permukiman warga di Jalan Palmerah Utara III, RT 15/RW 08, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Kota Jakarta Barat, pada Minggu malam.
Seorang warga bernama Rafi mengatakan, api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah warga sebelum dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain. Sedikitnya lima rumah semi permanen dilaporkan terdampak dalam peristiwa tersebut.
"Awalnya saya enggak tahu, karena lagi di luar. Terus ditelpon keluarga bahwa ada kebakaran. Yang terbakar rumah Pak Beni, terus nyebar. Lima rumah lebih," kata Rafi.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, kebakaran diduga dipicu oleh kompor yang masih menyala saat ditinggal pemilik rumah.
"Katanya lagi masak, terus lupa ditinggal," tutur Rafi.
Saat kebakaran terjadi, warga sekitar berupaya memadamkan api secara mandiri dengan menyiram bangunan yang terbakar agar kobaran tidak semakin meluas sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.