Pramono Siap Tambah Kapasitas Sekolah Rakyat di Jakarta

Pramono Anung menyebut Pemprov DKI siap tambah kapasitas Sekolah Rakyat di Jakarta hingga menampung 1.000 siswa.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 03 Juli 2026, 19:54 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf usai meninjau kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Jakarta Selatan. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menambah kapasitas Sekolah Rakyat di ibu kota.

Ia menyatakan, Pemprov DKI akan menyiapkan lokasi yang dapat digunakan sebagai sekolah berasrama (boarding school) guna menampung sekitar 1.000 siswa.

“Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan support dukungan sepenuhnya untuk Sekolah Rakyat yang ada di Jakarta ini,” kata Pramono usai meninjau kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Jakarta Selatan bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Jumat (3/7/2026).

Menurut Pramono, penambahan kapasitas Sekolah Rakyat menjadi 1.000 siswa sejalan dengan harapan Presiden Prabowo. Pemprov DKI, kata dia akan mengkaji secara mendalam kebutuhan lahan dan fasilitas yang diperlukan untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Sehingga yang tadi harapan Bapak Presiden untuk bisa menambah sampai dengan 1.000 siswa, Pak Menteri, kami akan secara mendalam mendalami ini dan menyiapkan lokasi yang mungkin bisa digunakan untuk boarding Sekolah Rakyat untuk 1.000 siswa,” jelas Pramono.

Pramono mengatakan dukungan tersebut muncul setelah melihat langsung capaian para siswa Sekolah Rakyat. Ia menilai program tersebut memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah.

“Kebetulan tadi sempat saya dialog dengan beberapa anak, adalah anak yang memang tidak beruntung dan itu sama persis seperti apa yang saya lakukan dengan KJP, KJMU, pemutihan ijazah,” ucapnya.

 

Disambut Baik Mensos

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf usai meninjau kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Jakarta Selatan. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf menyambut baik komitmen Pemprov DKI untuk menambah kapasitas Sekolah Rakyat di Jakarta. Dia berujar tambahan kuota tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat pelaksanaan program strategis Presiden Prabowo di ibu kota.

“Saya tentu juga menyambut baik karena Pak Gubernur ingin menyambut harapan Pak Presiden agar khusus DKI Jakarta ada tambahan sekolah rintisan yang bisa menampung tidak kurang dari 1.000 siswa Sekolah Rakyat untuk di DKI Jakarta,” kata Gus Ipul.

Ia menjelaskan, tambahan kapasitas tersebut bukan berarti Jakarta memperoleh perlakuan khusus. Pemerintah pusat memang berencana menambah kuota Sekolah Rakyat di seluruh kabupaten dan kota, bahkan ditargetkan dapat mencapai 2.000 siswa di setiap daerah.

Meski begitu, kata Gus Ipul Jakarta dinilai memerlukan percepatan karena hingga kini baru memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat yang sedang dibangun di atas lahan milik Kementerian Sosial.

“Untuk itu Presiden ingin ada percepatan supaya nanti enggak ketinggalan yang lain sudah bisa cepat sementara di Jakarta nanti lambat karena fasilitas gedung permanennya belum ada,” ujar Gus Ipul.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya