Pemprov DKI Tanggung Subsidi Rp 9.000 Tiap Penumpang TransJakarta

Pemprov DKI masih memberikan subsidi sekitar Rp 9.000 hingga Rp 9.500 untuk setiap perjalanan.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 01 Juli 2026, 14:50 WIB
Untuk diketahui, sepanjang 2024, Transjakarta melayani 371,4 juta pelanggan dengan rata-rata lebih dari 1 juta pelanggan per hari. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - DPRD DKI Jakarta mengungkap besarnya subsidi operasional Transjakarta yang ditanggung Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menjadi salah satu pertimbangan dalam pembahasan penyesuaian tarif layanan Transjabodetabek.

Saat ini, dari tarif flat Rp 3.500 yang dibayarkan penumpang, Pemprov DKI masih memberikan subsidi sekitar Rp 9.000 hingga Rp 9.500 untuk setiap perjalanan. Dengan demikian, biaya riil yang dibutuhkan untuk melayani satu penumpang mencapai sekitar Rp 13.000.

"Sebenarnya untuk satu penumpang dalam satu rute itu dia harus bayar sekitar Rp 13.000 untuk pelayanan seperti itu," kata Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, MTZ, kepada Liputan6.com, Rabu (1/7/2026).

Selisih antara tarif yang dibayar penumpang dan biaya operasional tersebut ditanggung pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO).

"Itu yang dimaksud dengan PSO (Public Service Obligation), memang kewajiban pemerintah untuk mensubsidi transportasi umum, dalam hal ini Transjakarta," ujarnya.

Kaji Penyesuaian Tarif

Menurut MTZ, besarnya subsidi menjadi salah satu alasan DPRD bersama Pemprov DKI mulai mengkaji kemungkinan penyesuaian tarif. Sebab, beban subsidi yang terus meningkat turut memengaruhi kemampuan fiskal daerah.

Meski demikian, ia menegaskan pembahasan tarif tidak semata-mata bertujuan mengurangi subsidi. DPRD juga mempertimbangkan kemampuan masyarakat membayar tarif serta upaya menjaga minat warga menggunakan transportasi umum.

"Jadi, tidak memberatkan fiskal DKI Jakarta, tetapi juga sesuai dengan kemampuan dan keinginan masyarakat untuk membayar. Itu yang sedang kami cari titik tengahnya," kata MTZ.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya