Prabowo Ingatkan Bahaya Judol sampai White Collar Crime

Prabowo menegaskan narkotika, judi online, perdagangan orang, kejahatan siber, korupsi, hingga white collar crime merupakan ancaman serius.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 01 Juli 2026, 10:23 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri HUT ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). (Foto: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden).

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan narkotika, judi online, perdagangan orang, hingga praktik white collar crime atau kejahatan kerah putih merupakan ancaman serius yang merugikan bangsa.

Hal ini disampaikannya saat memberikan pengarahan dalam HUT ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

"Saya tekankan kembali, narkotika adalah ancaman yang sangat besar bagi bangsa kita. Judi online, ancaman yang sangat merugikan bangsa kita. Perdagangan orang, kejahatan siber, terorisme, korupsi, penyelundupan, kegiatan-kegiatan ilegal lainnya, tambang-tambang ilegal, perkebunan-perkebunan ilegal, praktik-praktik white collar crime, sangat merugikan bangsa kita," kata Prabowo.

Meski mengapresiasi keberhasilan Polri bersama sejumlah lembaga mengungkap ribuan kasus narkotika, memberantas judi online, dan mempertahankan nihil insiden terorisme dalam beberapa tahun terakhir, Prabowo mengingatkan aparat agar tidak cepat puas.

"Saya apresiasi keberhasilan Polri bersama lembaga-lembaga lain terus membongkar dan mengungkap ribuan kasus narkotika dan bersama Komdigi memberantas judi online, serta berhasil mempertahankan nol insiden terorisme dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, ini prestasi yang perlu kita hargai," ungkap dia.

"Tetapi saya juga mengatakan dan mengingatkan jangan kita lengah, jangan pernah cepat puas. Tantangan masih besar," sambung Prabowo.

 

Singgung soal Kemiskinan

Prabowo mengingatkan, kemiskinan yang masih dialami masyarakat merupakan dampak langsung dari korupsi, penyelundupan, dan berbagai kegiatan ekonomi ilegal.

Karena itu, ia mengingatkan Polri dan seluruh pemangku kepentingan agar tidak lengah.

"Rakyat kita masih menderita kemiskinan, dan kemiskinan ini adalah akibat langsung dari korupsi, dari penyelundupan, dan dari kegiatan-kegiatan ekonomi ilegal. Karena itu tantangan saudara, tantangan kita semua, masih besar dan masih banyak," kata Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya