Ada Goenawan Mohamad sampai Salim Dower di Sidang Nadiem

Sejumlah tokoh dan pegiat media sosial, termasuk Goenawan Mohamad, DJ Donny, dan Salim Dower, menghadiri sidang Nadiem.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 30 Juni 2026, 13:42 WIB
Goenawan Mohamad hadir di Pengadilan Tipikor Jakarta pada, Selasa (30/6/2026), untuk memberikan dukungan ke Nadiem Makarim. (Foto: Liputan6.com/Ady Nugrahadi).

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah tokoh dan pegiat media sosial hadir di Pengadilan Tipikor Jakarta pada, Selasa (30/6/2026), untuk memberikan dukungan terhadap Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim.

Salah satu tokoh yang hadir, Goenawan Mohamad, mengaku datang bukan untuk mengomentari putusan yang masih dibacakan majelis hakim, melainkan sebagai bentuk dukungan kepada Nadiem.

"Saya datang hanya untuk solidaritas Pak Nadiem," kata dia.

Goenawan mengaku telah lama mengenal Nadiem sebagai teman berdiskusi. Menurut dia, Nadiem memilih pulang ke Indonesia untuk mengabdi di bidang pendidikan meski memiliki peluang berkarier di luar negeri.

Di sisi lain, Goenawan juga menyoroti sistem peradilan di Indonesia. Ia berharap proses hukum terhadap Nadiem berjalan secara adil dan berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan.

"Saya tidak begitu percaya pada peradilan di Indonesia. Nadiem baik, saya percaya," jelas dia.

 

Sementara itu, pegiat media sosial DJ Donny mengaku mengikuti jalannya persidangan sejak awal. Menurut dia, hakim seharusnya menjatuhkan putusan berdasarkan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan.

Ia juga berharap majelis hakim tidak mengabaikan fakta persidangan dalam menjatuhkan putusan.

"Menurut gua hakim harus berani memutuskan sidang ini. Hakim harus memutuskan berdasarkan fakta persidangan," katanya.

DJ Donny turut menyampaikan pandangannya mengenai pengadaan Chromebook yang menjadi pokok perkara. Menurut dia, pemanfaatan perangkat tersebut tidak bisa hanya dinilai dari daerah yang mengalami kendala penggunaan.

"Jangan cuma melihat yang tidak bisa digunakan. Chromebook yang bermanfaat di wilayah lain juga harus dilihat," ujarnya.

 

Harapan untuk Hakim

Pegiat media sosial Salim Dower hadir di Pengadilan Tipikor Jakarta pada, Selasa (30/6/2026), untuk memberikan dukungan ke Nadiem Makarim. (Foto: Liputan6.com/Ady Nugrahadi).

Hal senada disampaikan pegiat media sosial Salim Dower. Ia mengaku mengikuti persidangan sejak awal.

Salim berharap majelis hakim memutus perkara berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan.

"Saya berharap hakim bisa memutuskan berdasarkan fakta persidangan yang ada. Jangan ditekan dengan intervensi pihak politik mana pun," katanya.

Salim menilai perkara yang menjerat Nadiem dapat menjadi perhatian bagi generasi muda yang ingin berkontribusi kepada negara.

Menurut dia, penegakan hukum harus memberikan kepastian sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran bagi kalangan muda yang ingin mengabdi.

"Nanti anak muda yang memiliki kompetensi serupa tidak mau membantu negara," ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya