Tim Kemenkes Mulai Investigasi Kasus Kematian Dokter Icha

Tim investigasi Kemenkes sudah bertemu dan melaporkan kasus itu ke gubernur NTT.

oleh Ola KedaDiterbitkan 29 Juni 2026, 18:38 WIB
Ketua tim investigasi Kemenkes, dr. Yuli Ferianti saat memberikan sambutan saat acara pemakaman dokter Icha (Liputan6.com/Ola Keda)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian kesehatan mengirim tim inspektorat investigasi terkait kematian dr. Elisa Princilia Utami Pakaenoni atau Dokter Icha di Rumah Sakit Leona, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT.

"Kami mengucapkan kesedihan mendalam atas kepergian dokter Icha. Sebagai tim investigasi kami akan melakukan investigasi mendalam. Nanti hasilnya akan dipublikasikan ke media," ujar ketua tim Kemenkes, dr. Yuli Ferianti, Senin 29 Juni 2026.

Dia mengaku sudah bertemu dan melaporkan kasus itu ke Gubernur NTT. "Hasil investigasinya belum ada, tim sedang bekerja," ucapnya.

Fari laporan yang diterima, dokter Icha mendapatkan ancaman dan intimidasi oleh tiga anggota DPRD TTU saat menangani pasien gigitan ular.

"Kami akan mendalami kejadian dugaan intimidasi ini," tutupnya.

Suasana duka saat upacara penguburan jenazah dokter Icha (Liputan6.com/Ola Keda)

Pemakaman Dokter Icha

Ribuan pelayat memadati upacara pemakaman dr. Elisa Princilia Utami Pakaenoni atau Dokter Icha di rumah orang tuanya di Desa Baumata, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (29/6/2026).

Isak tangis keluarga dan rekan kerja mengiringi prosesi pemakaman Dokter Icha yang digelar secara Katolik. Hadir pula perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Timor Tengah Utara (TTU), IDI NTT, Kementerian Kesehatan, serta Rumah Sakit Leona Kefamenanu.

Perwakilan Rumah Sakit Leona Kefamenanu, dr. Monika Salim, mengatakan penanganan terhadap pasien korban gigitan ular yang dilakukan Dokter Icha telah sesuai standar operasional prosedur (SOP) medis dan tidak ditemukan adanya kelalaian.

"Saat kejadian, pihak kami (Leona) sudah menjelaskan langsung ke keluarga korban," ungkapnya saat memberikan sambutan.

Menurutnya, Dokter Icha bukan sekadar rekan kerja, melainkan seorang pejuang kemanusiaan yang selama ini berada di garda terdepan dalam menyelamatkan nyawa manusia.

"Dokter Icha dokter penuh kasih, berdedikasi tinggi dan bertanggungjawab," ungkapnya.

Sementara itu, ayah Dokter Icha, Gabriel Pakaenoni, mengaku sebelum mengakhiri hidupnya, putrinya sempat mengaku mengalami depresi setelah mendapat intimidasi dan ancaman dari tiga anggota DPRD TTU.

Ia kemudian memutuskan menjemput Dokter Icha dan membawanya ke Kupang untuk menjalani proses pendampingan psikologis. Namun, sebelum menjalani pendampingan tersebut, Dokter Icha memilih mengakhiri hidupnya.

"Sebagai ayah, saya minta kasus anak saya diproses agar tidak lagi ada korban ke depannya," harapnya.

Dugaan Intimidasi

Kematian dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha menyisakan luka mendalam bagi keluarga. Dokter Icha mengakhiri hidupnya setelah mengalami depresi berat atas dugaan intimidasi dari tiga anggota DPRD kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), saat merawat korban gigitan ular di Rumah Sakit Leona Kefamenanu.

Paman dokter Icha, Fabi Banase menceritakan, sebelum meninggal, dokter Icha masih sempat mengirim pesan singkat kepadanya. Dalam pesan singkat itu, dokter Icha mengungkapkan kondisi batinnya yang tertekan akibat peristiwa yang dialaminya.

"Dia (korban) bilang punya niat meninggal dunia untuk menghindari trauma. Bapa, saya stres. Kalau saya pulang ke sana (Kefamenanu), saya takut. Biar saya mati saja supaya jangankan korban nakes yang lain," ungkap Fabi menirukan pernyataan dokter Icha.

Dari pesan itu, dia menduga dokter Icha mengalami depresi berat setelah mendapat intimidasi dari tiga orang anggota DPRD Kabupaten TTU terkait penanganan pasien gigitan ular hijau. Pasien tersebut diketahui merupakan keponakan salah satu anggota dewan.

Ketiga anggota DPRD yang dimaksud adalah Veronika Lake dari PDI Perjuangan, Teres Lasaka dari Partai Golkar, dan Nobertu Bani dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya