Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno mengaku terharu melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta. Dia menyebut jumlah pengunjung pada puncak acara di Bundaran HI, tembus lebih dari 30.000 orang.
Menurut dia, antusiasme masyarakat menjadi modal penting bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menyongsong perayaan lima abad Jakarta pada 2027.
Advertisement
"Alhamdulillah yang sangat berhasil adalah masyarakat Jakarta sudah bisa menertibkan diri. Saya surprise jujur, agak menangis kemarin mungkin jumlah kunjungan lebih dari 30.000," kata Rano usai menghadiri acara Jakarta Penuh Warna di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2026).
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan rangkaian HUT Jakarta tidak hanya diukur dari tingginya jumlah pengunjung, tetapi juga meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban selama mengikuti kegiatan.
Misalnya, kata dia, budaya antre masyarakat saat menggunakan Moda Raya Terpadu (MRT) menuju lokasi acara menunjukkan adanya peningkatan disiplin warga. Kondisi itu dinilai menjadi sinyal positif bahwa masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga ketertiban di ruang publik.
"Yang saya sangat lihat dari mulai mereka berbaris di MRT saja sudah meningkatkan kedisiplinan. Tidak mudah me-manage segitu banyak orang tapi artinya kesadaran masyarakat itu timbul," jelasnya.
Akui Masih Ada PR
Rano mengatakan, rangkaian HUT ke-499 Jakarta merupakan bagian dari persiapan menuju usia lima abad ibu kota pada tahun depan. Berbagai kegiatan yang digelar menjadi ajang evaluasi sekaligus pembelajaran bagi pemerintah dalam menyelenggarakan perayaan berskala besar dengan melibatkan masyarakat.
Meski demikian, Rano menegaskan masih ada pekerjaan rumah yang harus terus didorong, salah satunya membangun kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pembenahan sistem pengelolaan sampah di Jakarta.
"Yang paling berat yaitu kita melakukan kesadaran atau sosialisasi tentang memilah sampah dari pusat atau dari rumah," ujar Rano.