Pabrik Mainan di Medan Johor Terbakar, Belasan Rumah Warga Terdampak

Belasan rumah warga terdampak akibat kebakaran pabrik mainan di Medan Johor pada Sabtu malam 20 Juni 2026.

oleh Reza EfendiDiterbitkan 21 Juni 2026, 08:46 WIB
Kebakaran melanda pabrik mainan di Jalan Ladang, Kecamatan Medan Johor. (Liputan6.com/Reza)

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran besar terjadi di sebuah pabrik mainan yang berlokasi di Jalan Ladang, Kecamatan Medan Johor, pada Sabtu malam, 20 Juni 2026. Insiden tersebut menyebabkan belasan rumah warga di sekitar lokasi ikut terdampak dan sebagian harus dievakuasi.

Camat Medan Johor, Bachtiar Rivai Nasution, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran tersebut.

"Saat ini kami masih mencari tahu laporan dari pihak Damkar terkait dengan pendalaman apa yang menyebabkan kebakaran pada wilayah kami," ujar Bachtiar saat meninjau langsung lokasi kejadian.

Data sementara yang dihimpun dari Kepala Lingkungan (Kepling) menunjukkan bahwa dampak kebakaran tidak hanya terbatas pada area pabrik, tetapi juga menjalar ke kawasan perumahan di bagian belakang.

Sedikitnya 11 Kepala Keluarga (KK) terdampak setelah bagian belakang rumah mereka hangus terbakar. Beruntung, hingga saat ini tidak terdapat laporan korban luka maupun korban jiwa.

Pihak kecamatan segera mengimbau warga di area rawan untuk melakukan evakuasi diri serta menyelamatkan barang-barang penting mereka.

Proses pemadaman dilakukan secara besar-besaran dengan melibatkan armada gabungan dari berbagai wilayah. Sebanyak delapan unit mobil Damkar Kota Medan dikerahkan, dibantu unit dari Kabupaten Deli Serdang dan Kota Binjai.

Namun upaya pemadaman sempat mengalami kendala serius di lapangan akibat sejumlah hambatan teknis.

 

Proses Pemadaman

Tidak tersedianya tandon maupun hidran di sekitar lokasi membuat petugas harus bolak-balik mengisi ulang air. Selain itu, kerumunan warga di sekitar lokasi juga dikhawatirkan menghambat mobilitas armada pemadam.

Untuk mempercepat proses penanganan dan menjaga keselamatan, pihak kecamatan mengambil sejumlah langkah pengamanan.

Warga diminta tidak mendekati area kebakaran dan menghindari kerumunan di sekitar lokasi. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan PLN untuk memutus sementara aliran listrik guna mencegah potensi korsleting.

Hingga laporan ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan sisa api dan memastikan kondisi benar-benar aman.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya