Demo di Patung Kuda Usai, Begini Kondisi Terkini Jalan Merdeka Selatan

Arus lalu lintas di Jalan Merdeka Selatan kembali normal setelah penutupan akibat aksi demo mahasiswa.

oleh Putu Merta Surya PutraDiterbitkan 18 Juni 2026, 19:41 WIB
Jalan Merdeka Selatan kembali dibuka pada pukul 18.30 WIB setelah sempat ditutup akibat aksi demo mahasiswa di Patung Arjuna Wijaya, Jakarta. (Foto: Liputan6.com/Rifqy Alief Abiyya).

 

Liputan6.com, Jakarta - Jalan Merdeka Selatan kembali dibuka pada pukul 18.30 WIB setelah sempat ditutup akibat aksi demo mahasiswa di Patung Arjuna Wijaya, Jakarta. 

Berdasarkan pantuan di lokasi, Kamis (18/6/2026), arus lalu lintas dari kedua arah pun berangsur kembali normal. Petugas kepolisian juga telah memindahkan pembatas jalan yang sebelumnya dipasang.

Meski demikian, sejumlah personel masih terlihat berjaga di sekitar lokasi.

sebelumnya, sejumlah organisasi mahasiswa menggelar aksi demo di Jalan Merdeka Selatan, Kamis (18/6/2026).

Sejumlah mahasiswa berasal dari beberapa kampus seperti UPN Veteran Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, Institut Kesenian Jakarta, Universitas Katolik Atma Jaya, Universitas Pamulang, hingga Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Aksi ini juga sempat diwarnai cekcok antara mahasiswa dengan kepolisian. Massa mencoba untuk membakar ban. Namun, petugas langsung menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) untuk memadamkannya.

 

Ribuan Personel Polisi

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya mengerahkan 4.132 personel untuk mengamankan aksi di sejumlah titik di Jakarta hari ini.

"Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan kegiatan penyampaian pendapat masyarakat. Kehadiran personel di lapangan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya," ujar Budi, melansir Antara, Kamis (18/6/2026).

Dia merinci, personel gabungan tersebut terdiri atas unsur Polda Metro Jaya sebanyak 2.359 personel dan jajaran Polres sebanyak 372 personel.

Selain itu, lanjut dia, pengamanan juga diperkuat oleh personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) sebanyak 1.400 personel yang meliputi 200 personel TNI, 900 personel Korbrimob, serta 300 personel Korsabhara.

"Adapun sejumlah titik penempatan personel di antaranya kawasan Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR, serta Gedung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI," kata Budi.

Budi menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima, sejumlah elemen masyarakat dari organisasi kemahasiswaan dan kemasyarakatan dijadwalkan menyampaikan aspirasi di kawasan Monas.

Sementara kelompok massa lainnya terkonsentrasi di kawasan Bundaran HI/Dukuh Atas dan Gedung Kemenaker RI.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya