Liputan6.com, Jakarta - Warga Cipayung digegerkan dengan adanya temuan mayat bayi diduga prematur di bawah pohon jambu. Awalnya warga menduga bungkusan berisikan mayat bayi merupakan ulah seseorang membuang sampah sembarangan di Jalan Pulorida, Bojong Pondok Terong, Depok, pada Kamis (11/6/2026) dini hari.
Salah seorang saksi, Syaqila Anastia Putri mengatakan, penemuan mayat bayi berawal saat dirinya bersama temannya duduk di depan rumah hingga pukul 02.00 WIB. Pada saat itu, Syaqila melihat tiga orang berboncengan satu motor, melintas berulang kali di dekat pohon jambu yang berbatasan langsung dengan jalan.
Advertisement
"Enggak lama, orang itu membuang bungkusan di bawah pohon jambu," ujar Syaqila kepada Liputan6.com.
Syaqila menjelaskan, usai tiga orang tersebut pergi, Syaqila bersama temannya menghampiri bungkusan yang dibuang seseorang yang tidak dikenalinya. Syaqila melihat dan bungkusan tersebut ke depan rumahnya untuk diperiksa.
"Saya kira sampah, pas mau dibongkar saya mencium bau darah, bungkusan itu saya tinggal di depan rumah," jelas Syaqila.
Pada pagi harinya, Syaqila menceritakan temuan tersebut kepada keluarganya hingga dilakukan pembongkaran. Setelah dibongkar, ternyata bungkusan yang ditemukan berisi mayat bayi berukuran kecil dibalutkan kain putih.
"Ternyata mayat bayi, lalu menghubungi pengurus RW dilanjutkan ke polisi," terang Syaqila.
Syaqila tidak melihat jelas wajah tiga orang yang membuang mayat bayi, dikarenakan jarak pandang dari lokasi tempatnya ke pohon jambu sekitar 100 meter. Selain itu, waktu kejadian pembuangan mayat bayi terbilang cepat, kurang dari lima menit.
"Ciri-ciri orangnya ga terlihat jelas wajahnya, cuma tiga orang berboncengan menggunakan satu motor," ucap Syaqila.
Olah TKP
Sementara, Kasi Humas Polres Metro Depok, Iptu Hendra membenarkan adanya laporan penemuan mayat bayi di Bojong Pondok Terong. Penemuan mayat bayi dilaporkan warga ke Polsek Pancoran Mas.
“Tim Inafis Polres Metro Depok dan Polsek Pancoran Mas telah mendatangi lokasi penemuan mayat bayi,” ungkap Hendra.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan ditemukan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki. Saat ini mayat bayi masih dalam penyelidikan kepolisian dengan meminta keterangan sejumlah saksi dan mencari CCTV di sekitar lokasi penemuan.
“Mayat bayi telah dibawa ke RS Polri untuk dilakukan pemeriksaan,” pungkas Hendra.