Prabowo: Obat Generik Murah Ditargetkan Terwujud dalam Setahun

Prabowo menargetkan masyarakat bisa mendapatkan obat generik dengan harga lebih murah dalam waktu satu tahun.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 10 Juni 2026, 16:25 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026). (Biro Pers Kepresidenan)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menyediakan obat-obatan dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Dia menargetkan obat generik dapat dijual ke masyarakat dengan harga yang murah.

"Kita akan mengusahakan obat-obatan kepada rakyat yang semurah-murahnya. Saya berharap dalam satu tahun ini kita sudah mulai bisa memberi obat generik dengan harga yang murah kepada rakyat," ujar Prabowo saat meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026).

Tidak hanya menekankan pentingnya memastikan masyarakat memperoleh obat dengan harga terjangkau, Prabowo juga menegaskan perlunya tata kelola layanan yang bersih dan berintegritas. Hal ini agar perbaikan layanan kesehatan dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

"Saya juga berpesan tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi pada pelayanan kepada rakyat," ucap Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan, pemerintah tengah menjalankan program modernisasi layanan kesehatan nasional. Mulai dari pembangunan dan renovasi rumah sakit, peningkatan fasilitas pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), hingga distribusi alat kesehatan modern ke rumah sakit daerah di seluruh Indonesia.

 

Target Pembangunan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026). (Biro Pers Kepresidenan)

Prabowo menuturkan, pemerintah telah membangun 22 rumah sakit umum daerah (RSUD) pada 2025 dan berencana membangun 22 rumah sakit lainnya pada 2026.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga menargetkan pembangunan, renovasi, dan modernisasi 350 rumah sakit di berbagai kabupaten di Indonesia dalam tiga tahun mendatang.

Prabowo juga berkomitmen memperbaiki dan memodernisasi 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia guna memperluas akses layanan kesehatan berkualitas hingga ke tingkat komunitas.

Prabowo mengatakan, berbagai upaya tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan secara cepat. Khususnya, untuk kasus-kasus medis yang membutuhkan penanganan segera.

"Saya prihatin, saya mendengar bahwa ada yang meninggal karena pendarahan. Kalau melahirkan menuju rumah sakit memerlukan waktu yang lama. Hal ini harus kita atasi. Pemerintah akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan," jelas Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya