Prabowo: Tiap Malam Kapal Asing Ambil Kekayaan Indonesia Secara Ilegal

Prabowo menegaskan, pemerintah harus memperkuat kedaulatan di wilayah laut Indonesia.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 20 Mei 2026, 11:40 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam pidato perdana pada Rapat Paripurna DPR ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyoroti maraknya praktik pengambilan kekayaan alam Indonesia secara ilegal oleh kapal asing. Kepala Negara menegaskan, pemerintah harus memperkuat kedaulatan di wilayah laut Indonesia.

Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, salah satunya karena posisi geografis yang strategis di jalur perdagangan dunia.

“Saudara-saudara sekalian, kita sesungguhnya memiliki modal yang sangat kuat untuk mewujudkan cita-cita dan harapan ini. Posisi geografis kita sangat strategis. Puluhan persen perdagangan dunia melalui perairan kita,” tutur Prabowo dalam pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 saat Sidang Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Namun, Prabowo mengungkapkan masih banyak kapal asing yang mengambil kekayaan Indonesia secara ilegal di wilayah perairan nasional.

“Bumi dan air kita sangat luas. Tiap malam puluhan ribu kapal berbendera asing mengambil kekayaan kita secara ilegal, secara tidak sah. Harus kita tegakkan kedaulatan kita di lautan kita sendiri,” jelas dia.

 

Ragam Keunggulan RI

Selain posisi strategis, Prabowo juga menilai Indonesia memiliki kekuatan besar dari sisi bonus demografi dan pasar domestik yang luas.

“Kita memiliki bonus demografi yang menopang konsumsi domestik dan pasar domestik yang besar. Pasar kita bisa sebesar Eropa. Dan sungguh sumber daya alam kita melimpah,” ungkapnya.

Ia menyebut, Indonesia memiliki berbagai komoditas unggulan yang bernilai tinggi di pasar global.

“Kita punya komoditas-komoditas yang sangat berharga. Batu bara kita, nikel kita, tembaga kita, minyak kelapa sawit kita, logam tanah jarang, kekayaan lautnya melimpah,” Prabowo menandaskan

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya