KSP Dudung Tegas soal Suara Video Amien Rais: Fitnah dan Provokasi

Dudung Abdurrachman menegaskan tuduhan Amien Rais kepada Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya merupakan fitnah

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 05 Mei 2026, 15:27 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurrachman merespons tuduhan Amien Rais (Lizsa Egeham/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurrachman menegaskan tuduhan Amien Rais kepada Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya merupakan fitnah. Menurut dia, pernyataan atau tudingan Amien Rais memprovokasi masyarakat.

"Seperti yang kemarin Pak Amien Rais juga, aduh, sudahlah. Saya tahu persis bagaimana Teddy, adik saya itu, sopan banget dia. Ya, hormat sama saya juga. Kemudian kalau ada tuduhan-tuduhan itu kan fitnah," kata Dudung kepada wartawan di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

"Katanya dia bisa dikatakan sangat dekat dengan agama, tapi pernyataan-pernyataannya menurut saya itu tidak benar dan bahkan memprovokasi," sambungnya.

Dia meyakini tuduhan-tuduhan yang dilontarkan pihak-pihak terkait dapat membuat Teddy dan pemerintah semakin sukses. Dudung pun meminta masyarakat tak terpengaruh dengan isu dan narasi yang mengarah kepada fitnah serta provokasi.

"Yang penting rakyat Indonesia tetap tidak terpengaruh dengan hal-hal seperti itu. Itu hanya segelintir orang-orang yang dari dulu selalu mencoba untuk mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa," jelasnya.

Dudung meyakini masyarakat Indonesia tidak akan terpengaruh dengan isu dan berita hoaks yang dapat menganggu stabilitas nasional. Dia menuturkan Pancasila mampu mempersatukan bangsa Indonesia.

"Saya yakin dengan Pancasila yang mempersatukan bangsa ini, saya yakin rakyat Indonesia akan tetap bertahan, akan tetap menjaga agar isu-isu, berita-berita hoaks yang mengganggu stabilitas nasional ini bisa ditangkal," tutur Dudung.

Amien Rais Disebut Korban Hoaks

Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi konten media sosial menjadi semakin penting di era digital saat ini. Dia mengatakan semua pihak, termasuk tokoh publik dapat terpengaruh oleh informasi yang tidak terverifikasi.

Hal itu dikatakan Qodari dalam menyikapi pernyataan Amien Rais soal Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang terkonfirmasi berbasis hoaks. Dia menilai tudingan tersebut merujuk pada video di media sosial yang tidak terverifikasi dan bersifat manipulatif.

"Kalau saya prihatin ya, setelah melihat video Pak Amien Rais itu, prihatinnya itu adalah Pak Amien Rais sebagai tokoh, sebagai akademisi, sebagai profesor doktor, telah menjadi korban dari hoaks," kata Qodari dikutip dari siaran persnya, Minggu (3/5/2026).

Menurut dia, tudingan terhadap Teddy muncul dari interpretasi keliru atas sebuah konten video di media sosial yang berisi lagu berjudul “Aku Bukan Teddy”. Konten ini disalahartikan sebagai pernyataan autentik.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya