Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap praktik produksi pil ekstasi palsu berskala rumahan di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Pil yang rencananya dijual tersebut ternyata dibuat dari campuran obat-obatan yang dijual bebas di warung.
Kasatnarkoba Polres Tulang Bawang, Iptu M. Jaelani mengatakan, pengungkapan kasus itu bermula dari penangkapan seorang pria berinisial R yang kedapatan membawa 30 butir pil yang diduga ekstasi di Jalan Lintas Timur.
R diketahui merupakan warga Kampung Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang. Dari penangkapan tersebut, polisi kemudian mengembangkan penyelidikan hingga mengungkap dugaan tempat produksi pil tersebut.
Advertisement
"Ada dua orang yang kami amankan," kata Jaelani, Jumat (23/10/2026).
Satu orang yang diamankan diduga berperan sebagai pembuat pil, sedangkan seorang lainnya bertugas membantu memasarkan barang tersebut.
Jaelani menjelaskan, berdasarkan keterangan awal, pelaku mengaku mempelajari cara membuat pil tersebut melalui internet. Aktivitas produksi itu juga disebut masih tergolong baru.
Bahan yang digunakan berupa campuran sejumlah obat-obatan, termasuk obat bermerek Intunal.
"Kalau dia bilang, hasil dari searching internet," ujar Jaelani, menjelaskan keterangan pelaku mengenai cara mempelajari proses pembuatan pil.
Dalam menjalankan aktivitasnya, pelaku diduga memproduksi pil berdasarkan permintaan, bukan dalam jumlah tetap setiap hari.
Â
Dijual Rp 200 Ribu per Butir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381020/original/080983800_1792749449-TULANG_BAWANG-LAMPUNG-AHMAD_LUTHFI_ROSYADI-GEREBEK_INDUSTRI_RUMAHAN_PIL_EKSTASI_1_.jpg)
Polisi juga mengungkap dugaan pola pemasaran pil tersebut. Pelaku yang diduga membuat pil disebut meminta rekannya membantu menjualkan barang tersebut kepada pembeli.
Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan Jaelani, pil itu dijual dengan harga sekitar Rp 200 ribu per butir dari pihak pembuat. Sementara itu, penjualan selanjutnya diduga bergantung pada pihak yang memasarkannya.
Meski demikian, polisi masih perlu memastikan kandungan pil, jumlah keseluruhan yang diproduksi, serta sejauh mana peredaran barang tersebut melalui proses penyidikan lebih lanjut.
Polisi masih mendalami keterangan para terduga pelaku untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam produksi maupun peredaran pil tersebut.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380756/original/071937100_1792737316-Screenshot_2026-10-23_124005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380731/original/013852100_1792736272-cek_fakta_-_ikan_budidaya_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382328/original/091326000_1760578848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T134632.180.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066076/original/004010200_1656393110-Rampok1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381019/original/048897200_1792749449-TULANG_BAWANG-LAMPUNG-AHMAD_LUTHFI_ROSYADI-GEREBEK_INDUSTRI_RUMAHAN_PIL_EKSTASI.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381029/original/066398700_1792749895-1001786982.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381004/original/057849900_1792748752-1001786562.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380697/original/000728100_1792732485-1000666657.jpg)