Kronologi Jip Wisata Bromo Terguling di Tikungan Letter S Wonokitri

Kecelakaan maut terjadi di jalur wisata Gunung Bromo, tepatnya di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari. Dua orang dilaporkan tewas

Diterbitkan 30 Mei 2026, 06:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan maut terjadi di jalur wisata Gunung Bromo, tepatnya di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jumat (29/5/2026). Sebuah jip wisata yang mengangkut rombongan wisatawan diduga mengalami rem blong hingga menyebabkan dua orang meninggal dunia dan tiga lainnya terluka.

Peristiwa bermula saat jip bernomor polisi BG 1478 EF melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Umum Jurusan Penanjakan-Lautan Pasir. Saat melintasi jalan menurun dan tikungan tajam yang dikenal sebagai Tikungan Letter S di Desa Wonokitri, kendaraan tiba-tiba hilang kendali.

"Kendaraan diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun dan tikungan tajam sehingga pengemudi kehilangan kendali lalu menabrak tebing sebelum akhirnya terguling," ujar Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, Sabtu (30/5/2026).

Polisi telah mengidentifikasi para korban dalam kecelakaan tunggal tersebut. Dua korban meninggal dunia yakni MS, sopir jip asal Kabupaten Malang yang tewas di lokasi kejadian. Serta YWA, seorang wisatawan yang meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Sukapura, Kabupaten Probolinggo, akibat dugaan pendarahan dalam di bagian perut.

Sementara itu, tiga korban lainnya yang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit masing-masing berinisial FR, ZH, dan FN.

 

Hasil Olah TKP

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan dua faktor utama yang diduga menjadi penyebab kecelakaan, yakni faktor teknis kendaraan dan kondisi medan jalan. Rem kendaraan diduga tidak berfungsi optimal saat melintasi jalan dengan kontur menurun curam dan tikungan tajam Letter S.

"Bisa jadi pengemudi diduga kurang berhati-hati dan tidak mampu mengontrol laju kendaraan secara penuh saat menghadapi situasi darurat di medan yang ekstrem tersebut," tambah Kapolres Pasuruan.

Saat ini, Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut. Sementara itu, tiga korban yang mengalami luka-luka masih mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.