Perampok Lansia di Kudus Ditangkap, Ternyata Orang Dekat

Pihak kepolisian bergerak cepat dan berhasil menangkap terduga pelaku bernama Hafis (25).

Diterbitkan 29 Mei 2026, 10:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Kudus- Kasus perampokan yang menimpa seorang lansia di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus pada Kamis 28 Mei 2026 dini hari akhirnya menemui titik terang. Pihak kepolisian bergerak cepat dan berhasil menangkap terduga pelaku bernama Hafis (25).

Dalam peristiwa perampokan dan kekerasan ini, pelaku yang merupakan tetangga korban, sempat membawa kabur sejumlah perhiasan emas bernilai ratusan juta. Perhiasan yang melekat di tubuh korban, sempat dipreteli pelaku dengan ancaman kekerasan dan pembunuhan.

Sejumlah perhiasan yang digondol pelaku yakni kalung seberat 20 gram, gelang 11 gram, serta dua cincin masing-masing seberat 5 gram dan 3 gram. Usai melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku.

Pelaku ternyata tetangga korban, yang rumahnya bersebelahan dengan korban. Informasi tertangkapnya pelaku berinisial H, dibenarkan oleh Wakapolres Kudus, Kompol Rendi Johan Prasetyo pada Kamis (28/6/2026).

Berkat hasil penyelidikan intensif dan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian, kata Rendy, misteri perampokan ini berhasil diungkap dalam waktu singkat.

"Saat ini, pelaku pria berinisial H sudah berhasil kami amankan dan sedang menjalani proses pendalaman serta pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Kudus," ujar Kompol Rendi Johan Prasetyo di lokasi kejadian.

Korban Alami Trauma

Aksi kriminal ini menyisakan trauma dan luka bagi korban, Munzaenah (73). Dia sempat mendapat tindakan kekerasan berupa pemukulan dari pelaku saat beraksi.

Merespons hal tersebut, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo langsung menginstruksikan jajarannya untuk memberikan perhatian khusus pada kesehatan korban. Tim Dokkes Polres Kudus telah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan medis awal terhadap Munzaenah.

"Korban mengalami luka lebam di bagian pelipis dan bawah mata akibat pemukulan tersebut. Namun berdasarkan pemeriksaan awal tim medis, sejauh ini kondisi kesehatannya tidak ada yang perlu dikhawatirkan," jelas Wakapolres.

Meski demikian, pihak keluarga berencana membawa Munzaenah ke rumah sakit. Langkah itu untuk mendapatkan pemeriksaan yang lebih menyeluruh, guna memastikan tidak ada luka dalam yang serius.

Kasus perampokan ini langsung menyita perhatian dari masyarakat Kabupaten Kudus. Mengingat lokasi rumah korban berada tepat di tepi Jalan Pattimura, akses jalan yang cukup ramai.

Banyak warga dan pengendara yang melintas, sengaja memperlambat laju kendaraannya karena penasaran. Hingga saat ini, pihak Polres Kudus masih terus melakukan pengembangan untuk mengetahui motif di balik aksi nekat pelaku H dan apakah ada keterlibatan pihak lain dalam melancarkan aksi tersebut.