Bidik Pemilu 2029, PDIP Rangkul Generasi Muda Lewat Cara Ini

Untuk Pemilu 2029, PDIP menggaet generasi muda melalui Sekolah Partai yang non-elitis.

Liputan6.com, Jakarta - Menatap Pemilu 2029, PDIP mulai menggaet pemilih Generasi Z lewat program Muda-Mudi Sekolah Partai yang resmi dibuka pada Rabu (21/10/2026).

"Kalau selama ini kan terkesan sekolah partai itu elitis, untuk orang partai saja, untuk kelas tertentu saja. Jadi kita mulai membuka diri untuk sekolah partai lebih luas jangkauannya," kata Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan yang juga Kepala Sekolah Partai, Komarudin Watubun di Jakarta.

"Karena kita sadar betul bahwa masa depan Indonesia itu ada di generasi muda. Jadi kalau sampai generasi mudanya tidak tertarik dengan politik, itu menjadi masalah serius," sambungnya.

Di sisi lain, Komarudin mengatakan, anak muda yang masuk sekolah partai nantinya tidak serta merta wajib menjadi kader dan masuk dalam sayap-sayap PDIP setelah lulus.

"Terserah mereka kemudian tertarik masuk PDI Perjuangan itu tidak masalah. Tapi jangan sampai mereka sebagai bangsa tidak mengerti sejarah bangsanya sendiri," kata dia.

Fokus sekolah partai saat ini menurut Komarudin adalah mengajak generasi muda untuk hadir, berkontribusi, berdiskusi, berkreasi, dan belajar bersama-sama mengenai perjuangan bangsa Indonesia yang dilakukan oleh Presiden Pertama Soekarno dan bagaimana konstitusi negara berlaku.

"Di sana kita belajar bagaimana Pancasila, dasar negara, supaya jangan kita buat pelanggaran terhadap konstitusi, kan? Jadi kita sadarkan kepada generasi muda bahwa semua berproses, tidak ada yang jatuh dari langit," jelas Komarudin.

"Supaya suatu ketika mereka jadi pejabat, mau jadi presiden, wakil presiden, harus siap, tidak bisa dipaksa. Nanti bikin rusak negara itu. Nah, gitu kira-kira," tambahnya.

 

Peserta Diseleksi Ketat

Sementara itu, Sekretaris Sekolah Partai PDIP, Nida Zidny Paradhisa mengatakan, peserta yang hadir merupakan hasil seleksi ketat dari ribuan pendaftar yang mengisi formulir secara daring.

Panitia melakukan verifikasi data mulai dari Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Kartu Tanda Penduduk (KTP), hingga rekam jejak media sosial sebelum akhirnya menyaring ratusan peserta terpilih.

"Tujuan diadakannya acara ini, teman-teman keluarga besar PDI Perjuangan ingin memperkenalkan agar kawan-kawan lebih dekat dan mengenal PDI Perjuangan. Bahwa ketika kita berbicara politik, kita enggak hanya cuman sekadar cerita soal elektoral, cerita soal kemenangan pemilu, tetapi juga ada amanah untuk menyampaikan edukasi ke masyarakat dan menjaga kewarasan demokrasi," kata dia.

Adapun dalam acara ini turut hadir, jajaran DPP PDIP lainnya seperti MY Esti Wijayati, serta Yuke Yurike. Hadir juga Bendahara Umum Sekolah Partai Sigit K. Yunianto.