Cara Seskab Rawat Jaringan Dinilai Lebih Efektif dari Politik Panggung

Teddy menghadiri reuni dan syukuran 15 tahun Akademi TNI-Polri Angkatan 2011 di Lanud Halim Perdanakusuma.

Diterbitkan 04 Agustus 2026, 06:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Analis Politik Hendri Satrio alias Hensa menilai cara Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya merawat jaringan dengan rekan-rekan seangkatannya patut dicontoh para politisi.

Melihat pesan yang disampaikan Teddy saat menghadiri reuni dan syukuran 15 tahun Akademi TNI-Polri Angkatan 2011 di Lanud Halim Perdanakusuma, Hensa menilai hal itu sebagai manuver strategis jangka panjang yang dikemas rapi melalui momen keakraban.

"Di saat banyak elite politik pusing cari panggung, pasang baliho di mana-mana, dan tebar janji buat cari dukungan, Seskab Teddy justru ngasih masterclass bagaimana cara bangun loyalitas yang sesungguhnya, yaitu mulai dari jaringan yang ia kenal sendiri alias teman angkatannya," kata Hensa seperti dilansir Antara, Selasa (4/8).

Pendiri lembaga survei KedaiKOPI itu menilai Teddy sangat menyadari bahwa kekuatan aparat dan birokrasi di masa depan perlahan akan bergeser ke angkatan yang lebih muda, termasuk angkatannya di Akmil 2011.

Alih-alih membiarkan rekan-rekannya terjebak dalam ambisi individual atau sikut-sikutan mengejar pangkat, menurut Hensa, Teddy justru menyatukan mereka agar berjuang bersama tanpa perlu transaksi politik.

"Lewat reuni dan pesan 'yang di atas bantu yang di bawah', dia sudah mengunci soliditas 2011 lintas matra tanpa perlu transaksi politik apa-apa. Ini orkestrasi persahabatan yang sangat cantik, sekaligus mengamankan kekuatan tanpa terlihat bermanuver," ujar Hensa.

Menurut Hensa, gaya komunikasi Teddy yang luwes jauh lebih efektif dibandingkan pendekatan komando formal.

Dia menilai langkah Teddy lebih natural karena berlandaskan ikatan emosional persahabatan dibandingkan manuver elite politik sipil yang kerap berbiaya mahal.

"Politisi kita lagi-lagi harusnya belajar dari cara Teddy merawat jaringan, sangat elegan dan tidak murahan. Dia enggak maksa orang tunduk pakai instrumen kekuasaan," ucapnya.

 

Â