Safari Politik Jokowi Masih Dievaluasi

Kunjungan Jokowi ke NTT dan daerah lain masih menunggu kesiapan agenda di masing-masing wilayah.

Diterbitkan 02 Juli 2026, 11:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan, kabar soal agenda safari politik Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ke Nusa Tenggara Timur (NTT) belum dipastikan.

Menurutnya, jadwal kunjungan masih dievaluasi dengan mempertimbangkan kesiapan daerah pengundang.

"Setelah dari Lampung itu kan sudah kembali ke Jakarta, itu kita evaluasi lah, baik PSI maupun timnya Pak Jokowi. Tentu akan dilanjutkan dengan kunjungan ke daerah lain, yang mana yang paling siap," kata Bestari saat dihubungi, Kamis (2/7/2026).

Menurut dia, kesiapan daerah menjadi pertimbangan utama. Selain undangan dari masyarakat, konsep acara juga akan dipelajari agar sesuai dengan agenda yang telah disusun.

 

Bestari menambahkan, kunjungan tersebut juga akan diselaraskan dengan agenda internal PSI, termasuk penyelesaian struktur partai untuk menghadapi verifikasi faktual pada 2027.

Dia pun menegaskan, undangan kepada Jokowi tidak hanya datang dari NTT. Menurutnya, sebagian besar daerah, termasuk Jawa Tengah, juga telah menyampaikan undangan.

"Sebetulnya sudah sebagian besar itu sudah undangan. Cuma tentu perlu didengar konsep acaranya apa. Jadi enggak asal ngundang terus datang nanti," katanya.

Meski demikian, Bestari mengakui NTT dan Jawa Barat masih menjadi daerah yang diprioritaskan dalam rangkaian awal safari politik Jokowi.

Namun, jadwal keduanya masih bisa berubah menyesuaikan kesiapan di lapangan.

"Diutamakan memang ke sana, namun nanti dilihat apa yang paling bisa dilakukan dalam waktu terdekat menunggu segala sesuatunya berkesesuaian," ujarnya.

 

Setiap Provinsi dalam Sebulan

Menurut Bestari, apabila rangkaian safari politik sudah berjalan sesuai rencana, Jokowi ditargetkan dapat mengunjungi sekitar tiga provinsi setiap bulan.

Ia menjelaskan, pola kegiatan di setiap daerah tidak akan jauh berbeda dengan kunjungan ke Lampung. Jokowi dijadwalkan menghadiri agenda PSI, bertemu relawan, tokoh masyarakat, serta menyapa warga sambil melihat potensi daerah yang dikunjungi.

Terkait evaluasi kunjungan di Lampung, Bestari mengatakan hal itu dilakukan untuk menyempurnakan rangkaian acara, bukan mengurangi agenda yang sudah ada.

“Lebih kepada menyempurnakan. Nanti kalau ini kita tambahkan ini di acara, apakah gelar budaya di acara PSI dan sebagainya, kan perlu ditinjau guna ke depan supaya lebih baik,” katanya.

Bestari juga menyebut setiap daerah yang akan dikunjungi Jokowi memiliki karakter dan sejarah tersendiri selama masa kepemimpinannya sebagai presiden.

“Ya pasti setiap daerah yang dikunjungi Pak Jokowi saya yakini itu ada sejarah panjang selama masa beliau memimpin. Ya itu yang mendasari masyarakat mengundang,” ujarnya.