Liputan6.com, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin menekankan tegas dalam aksi, humanis dalam pelayanan, dan berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat menjadi prinsip yang harus dipegang.
Baginya, kehadiran polisi lalu lintas tidak boleh berhenti pada rutinitas dan penegakan aturan, tetapi harus mampu memberikan solusi, menjawab kebutuhan masyarakat, serta menjamin keamanan dan kelancaran mobilitas.
Prinsip tersebut menjadi bagian dari komitmennya yang disampaikan langsung kepada seluruh jajaran Korlantas Polri di Indonesia melalui Commander’s Wish. Arahan itu merupakan wujud dukungan terhadap kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”.
Advertisement
“Kapolri menyampaikan bahwa, ‘Kehadiran polisi bukan hanya hadir. Polisi memberi arti dari kehadiran itu'. Jadi apa yang dilaksanakan dirasakan oleh masyarakat, kehadiran polisi lalu lintas memang betul-betul dibutuhkan masyarakat’,” ujar Aries.
Aries resmi dilantik sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri pada 12 Oktober, menggantikan Irjen Pol. Wibowo. Penunjukan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru di Korlantas Polri dengan penekanan pada penguatan pelayanan publik, peningkatan keselamatan berlalu lintas, serta respons cepat terhadap persoalan masyarakat di jalan raya.
Bagi Aries, keberhasilan Polantas tidak semata-mata diukur dari pelaksanaan tugas rutin, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Setiap personel dituntut hadir dengan kepedulian, bertindak profesional, serta memberikan pertolongan dan solusi ketika masyarakat menghadapi persoalan lalu lintas.
Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi landasan untuk membangun kedekatan dengan publik sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap institusi kepolisian. Karena itu, jajaran Polantas didorong mengedepankan pendekatan humanis tanpa mengesampingkan ketegasan dalam menegakkan aturan.
Orientasi tersebut juga menuntut perubahan cara pandang dalam bekerja. Kehadiran petugas di lapangan harus memberikan dampak nyata, mulai dari membantu mengurai kemacetan, menangani kecelakaan, dan menjaga ketertiban hingga memberikan bantuan kepada pengguna jalan yang membutuhkan.
Dalam memperkuat pelayanan, Aries mendorong jajaran Korlantas Polri meningkatkan kecepatan respons terhadap pengaduan dan kebutuhan masyarakat. Optimalisasi layanan darurat Polri melalui nomor 110 menjadi salah satu instrumen penting untuk memudahkan masyarakat memperoleh bantuan kepolisian.
Respons cepat harus diikuti koordinasi yang efektif, kesiapan personel, dan penanganan yang tepat sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Dengan demikian, pelayanan tidak berhenti pada penerimaan laporan, tetapi berlanjut pada tindak lanjut yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Aries juga menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Pendekatan humanis harus berjalan beriringan dengan kedisiplinan dan kepastian penegakan hukum demi menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.
Selain mengutamakan pelayanan langsung kepada masyarakat, Korlantas Polri memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran distribusi barang dan mendukung aktivitas perekonomian nasional.
Pengaturan dan pengamanan lalu lintas diarahkan untuk memastikan distribusi logistik, bahan pokok, dan bahan bakar minyak (BBM) berlangsung aman dan lancar. Langkah ini membutuhkan kesiapsiagaan personel, pemetaan titik rawan kemacetan, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Kelancaran distribusi menjadi perhatian penting karena gangguan lalu lintas dapat berdampak pada mobilitas masyarakat dan rantai pasok kebutuhan sehari-hari. Karena itu, pengelolaan lalu lintas perlu dilakukan secara terencana dan responsif dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh pengguna jalan.
Melalui langkah tersebut, Korlantas Polri berupaya memastikan pelaksanaan tugas kepolisian di bidang lalu lintas turut mendukung kelancaran kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.
Wujudkan Kebijakan Kapolri melalui Kerja Nyata
Aries menempatkan implementasi kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai bagian penting dari pelaksanaan tugas Korlantas Polri. Dukungan tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan, respons terhadap kebutuhan masyarakat, serta optimalisasi peran Polantas dalam menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas.
Arahan pimpinan harus diterjemahkan menjadi langkah operasional yang jelas dan konsisten di seluruh jajaran. Setiap satuan kerja diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan di wilayah masing-masing, menyusun langkah penanganan yang tepat, serta memastikan kehadiran personel memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sinergi dengan pemerintah daerah, pengelola jalan, pelaku usaha transportasi, dan pemangku kepentingan lainnya juga diperlukan untuk menghadapi persoalan lalu lintas yang semakin kompleks.
Melalui kolaborasi tersebut, Korlantas Polri berupaya membangun sistem pelayanan lalu lintas yang tidak hanya berfokus pada pengaturan kendaraan, tetapi juga mendukung keselamatan perjalanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Aries merupakan lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1994. Ia memiliki pengalaman penugasan di lingkungan Korlantas Polri, antara lain sebagai Kasubdit Audit dan Inspeksi Ditkamsel Korlantas Polri, Kabag Ops Korlantas Polri periode 2024–2026, serta Penata Kebijakan Kapolri Utama Tingkat II pada 2026.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya di lingkungan Polri sebelum dipercaya memimpin Korlantas Polri. Dalam jabatan barunya, tantangan yang dihadapi mencakup peningkatan keselamatan berlalu lintas, pengelolaan arus kendaraan, kelancaran distribusi logistik, dan pemenuhan ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.
Dengan mengedepankan profesionalisme, ketegasan, dan pendekatan humanis, kepemimpinan Aries diarahkan untuk memperkuat peran Polantas sebagai pelindung, pengayom, sekaligus pelayan masyarakat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2214828/original/012272500_1526406975-pemadan_karhutla_sinar_mas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375998/original/069329700_1792292415-WhatsApp_Image_2026-10-18_at_08.59.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)