Buka Kemensos Cup, Agus Jabo Sebut Perjuangan Pahlawan Berlanjut Lawan Kemiskinan

Jika dahulu pahlawan berjuang melawan kolonialisme dan imperialisme, tantangan bangsa saat ini adalah mengatasi kemiskinan.

Diterbitkan 13 Oktober 2026, 08:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan perjuangan para pahlawan harus dilanjutkan melalui upaya melawan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat membuka turnamen mini soccer Kemensos Cup 2026 di Lapangan Sembodo Mini Soccer, Jakarta Timur, Senin (12/10/2026) malam.

Agus Jabo mengatakan, kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan para pahlawan yang mengorbankan harta benda hingga jiwa raga. Karena itu, generasi penerus tidak cukup hanya mengenang jasa mereka, tetapi juga perlu mewujudkan cita-cita kemerdekaan sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.

“Negara Kesatuan Republik Indonesia ini terbentuk bukan turun dari langit, tetapi hasil perjuangan para pahlawan kita, para leluhur kita yang sudah mengorbankan semuanya, baik harta benda maupun jiwa raga,” kata Agus Jabo.

Menurutnya, jika dahulu para pahlawan berjuang melawan kolonialisme dan imperialisme, tantangan bangsa saat ini adalah mengatasi kemiskinan. Upaya tersebut membutuhkan kerja bersama untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Sekarang ini Pak Prabowo Subianto mengajak kita untuk melawan kemiskinan. Rakyatnya bahagia lahir dan batin. Rakyatnya bisa gumuyu (tersenyum), rakyatnya bisa tertawa bahagia,” kata dia.

Agus Jabo menegaskan, Kementerian Sosial memiliki peran penting dalam pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem. Upaya tersebut sejalan dengan amanat Pasal 34 UUD 1945 mengenai pemeliharaan fakir miskin dan anak-anak terlantar oleh negara.

“Api para pahlawan harus ada di dalam sanubari kita, di dalam jiwa-jiwa kita untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan peserta turnamen agar menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, olahraga bukan sekadar ajang mengejar kemenangan, melainkan sarana memperkuat solidaritas dan persaudaraan.

“Jangan hanya mengejar kemenangan, tetapi jaga solidaritas, jaga persaudaraan, jaga persatuan,” pesannya.

 

Olahraga Sarana Mewariskan Nilai Kepahlawanan

Sekretaris Jenderal Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) Antarini Malik mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Putri Pahlawan Nasional Adam Malik itu menilai olahraga dapat menjadi sarana untuk mewariskan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi penerus.

“Semangat kepahlawanan dapat kita hadirkan bukan hanya melalui upacara dan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui olahraga yang mempertemukan kita dalam suasana kebersamaan,” ujar Antarini.

Ia menjelaskan, para pahlawan mampu mengesampingkan perbedaan latar belakang dan pandangan demi kepentingan bangsa. Semangat persatuan tersebut perlu terus dijaga melalui penerapan nilai-nilai olahraga, seperti disiplin, kejujuran, kegigihan, kerja sama, dan sportivitas.

“Dengan sportivitas itulah, kita bisa membentuk karakter bangsa Indonesia yang jujur, tangguh, saling menghormati, dan mampu bekerja sama di tengah perbedaan,” katanya.

Antarini menegaskan, menghormati para pahlawan tidak cukup dilakukan dengan mengenang nama dan jasa mereka, tetapi juga dengan meneruskan nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga semangat perjuangan para pahlawan tidak hanya dikenang setiap 10 November, tetapi terus hidup dalam karakter dan tindakan kita sebagai bangsa Indonesia,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Agus Jabo menerima buku tentang Pahlawan Nasional T.B. Simatupang yang diserahkan langsung oleh putranya, Marsinta Hatigoran Simatupang.

Kegiatan itu turut dihadiri jajaran pejabat tinggi madya dan pratama, staf ahli menteri, serta pengurus IKPNI. Hadir pula mantan pemain Timnas Indonesia Budi Sudarsono dan Rochy Putiray serta para peserta turnamen.

Kemensos Cup 2026 diikuti 16 klub dari kantor pusat dan unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Sosial. Turnamen dibuka dengan tendangan pertama (kick-off) oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Kompetisi berlangsung pada 12–26 Oktober 2026 untuk memperebutkan Piala Kemensos Cup 2026.