Liputan6.com, Jakarta - Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) melalui Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Notariat Universitas Indonesia meresmikan Laboratorium Akta IKA Notariat UI sebagai fasilitas pembelajaran yang ditujukan untuk memperkuat kompetensi praktis mahasiswa Program Studi Magister Kenotariatan (MKn) FHUI, Selasa (11/8/2026).
Kehadiran laboratorium ini menjadi wujud kolaborasi antara FHUI dan Ikatan Alumni dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesiapan profesional mahasiswa.
Dekan FHUI, Dr. Parulian Paidi Aritonang, mengatakan laboratorium Akta merupakan hasil kontribusi para alumni yang tergabung dalam IKA Notariat UI. Adapun bantuan penyediaan Laboratorium Akta UI merupakan bentuk dukungan terhadap motto FHUI, yakni terdepan dalam ilmu dan karya.
Advertisement
"Ini menjadi bukti hasil karya nyata dan pengabdian alumni kepada almamaternya. Merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kampus FHUI di tengah prestasinya yang saat ini mencapai peringkat ke-96 world top University," ujar Parulian.
Parulian menjelaskan, Laboratorium Akta UI bukan hanya sekadar sebuah ruangan, tetapi juga ruang belajar yang dirancang untuk mengasah keterampilan dan keahlian. Selain itu, laboratorium tersebut dapat menjadi sarana untuk mempelajari alur kerja notaris dan PPAT dalam praktik yang sesungguhnya.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan dukungan dan kontribusi bagi terwujudnya laboratorium ini. Kontribusi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian alumni terhadap almamater sekaligus dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di FHUI,” jelas Parulian.
Keberadaan fasilitas pembelajaran berbasis praktik merupakan bagian penting dalam mendukung proses pendidikan hukum yang relevan dengan kebutuhan profesi. Laboratorium Akta IKA Notariat UI diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa sebagai sarana untuk mengembangkan kompetensi dan keterampilan profesional.
Peresmian Laboratorium Akta IKA Notariat UI menjadi momentum penting bagi FHUI dan IKA Notariat UI untuk memperkuat sinergi dalam mempersiapkan lulusan Magister Kenotariatan yang memiliki keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan praktik.
Melalui fasilitas tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih kontekstual dan mampu memahami proses kerja yang dihadapi dalam praktik kenotariatan maupun PPAT. Hal ini sejalan dengan kebutuhan dunia profesi yang menuntut lulusan memiliki kompetensi akademik sekaligus keterampilan yang memadai.
Program Kerja
Sementara itu, Ketua Umum IKA Notariat UI, Dr. Meggy Tri Buana Tunggal Sari, menuturkan program kerja renovasi ruang Laboratorium Akta merupakan program kerja ke-57 yang telah dilakukan selama masa kepemimpinannya. Kerja sama antara IKA Notariat UI, Program Studi MKn, dan Fakultas Hukum UI tersebut menggandeng para alumni yang bergabung dalam IKA Notariat UI untuk memberikan kontribusi.
"Kami ingin memberikan kontribusi kepada almamater baik dalam melakukan renovasi dan turun langsung dalam program Klinik Akta, untuk mengajar dan memberikan bimbingan dan pengalamannya secara langsung kepada mahasiswa kenotariatan," tutur Meggy.
Meggy menilai keberadaan Laboratorium Akta Notariat UI, selain sebagai sarana pembelajaran, merupakan wujud pengabdian dan bentuk kepedulian alumni kepada almamater.
"Kepedulian adalah bentuk empati, memupuk kepedulian seperti yang digalang untuk terwujudnya Laboratorium Akta ini, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mempersiapkan generasi Notaris yang unggul, profesional, dan siap menghadapi dunia praktik," kata Meggy.
Pembangunan dan persiapan Laboratorium Akta IKA Notariat UI merupakan bentuk nyata kontribusi alumni terhadap almamater. Kehadiran laboratorium tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan antara alumni dan institusi.
Laboratorium Akta IKA Notariat UI tidak hanya menjadi fasilitas pendukung pembelajaran, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong alumni dalam memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan kenotariatan di FHUI. Dukungan tersebut diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai bentuk kolaborasi antara IKA Notariat UI dan FHUI.
"Ruangan ini dirancang menyerupai kantor Notaris, mulai dari ruang resepsionis, ruang Notaris, ruang staf, ruang akad, ruang warkah, hingga ruang meeting," pungkas Meggy.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542212/original/065975700_1774936641-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523300/original/073953200_1772800710-IMG_0778.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8228972/original/000657200_1781089339-cek_fakta_-_bantuan_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2141080/original/044539900_1525361942-spbu_pertamina_palembang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324673/original/029456500_1786759098-IMG-20260814-WA0046.jpg)