Respons Menkes soal Pasien BPJS Meninggal Setelah Menunggu Ruang Rawat 8 Jam

Budi mengatakan negara seharusnya berupaya keras untuk memberikan pelayanan terbaik agar rakyat bisa panjang umur.

Diterbitkan 06 Agustus 2026, 00:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara mengenai viralnya peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Yusrizal Tri Chaerawan, yang meninggal setelah sempat menunggu delapan jam karena tidak mendapatkan ruang rawat inap.

"Setiap ada yang meninggal itu hati saya sedih. Apalagi kalau meninggalnya muda. Saya merasa saya sebagai Menkes tuh gagal, kok teman-teman kita ada yang meninggal muda," kata Menkes Budi di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan, Jakarta, pada Rabu (5/8/2026) malam.

Budi mengatakan negara seharusnya berupaya keras untuk memberikan pelayanan terbaik agar rakyat bisa panjang umur. Apalagi dirinya mendapatkan mandat dari Presiden Prabowo Subianto agar menaikkan rata-rata angka harapan hidup rakyat Indonesia dari 72 menjadi 76 tahun.

"Jadi harusnya memang kita usahakan memberikan layanan terbaiklah agar mereka bisa usianya lanjut sampai ke 76 tahun," ucap Budi.

Di sisi lain, Budi tidak menampik terdapat kekurangan dalam pelayanan negara. Ia pun menegaskan hal itu mesti segera diperbaiki dalam segala hal, mulai dari fasilitas hingga sumber daya manusianya.

"Kekurangan itu ada, itu yang harus kita perbaiki, baik di fasilitas kesehatannya, di alat-alat kesehatannya, maupun di SDM kesehatannya," ucap Budi.

"Tolong bantu juga teman-teman untuk terus memberikan masukan agar itu kita bisa laksanakan," sambungnya.

 

Curhat Pasien BPJS

Sebelumnya, pasien bernama Yurizal Tri Chaerawan meninggal dunia setelah sebelumnya mengaku harus menunggu hingga delapan jam untuk mendapatkan ruang perawatan di sebuah rumah sakit. Pengalaman tersebut sempat dibagikan Yurizal melalui media sosial beberapa hari sebelum wafat.

"8 jam belum dapat ruangan. Enggak mau spill RS-nya soalnya gue pakai BPJS," tulis Yurizal dalam akun Threads-nya pada Rabu (22/7/2026).

Kabar meninggalnya Yurizal disampaikan sepupunya, Hilda Aprianti Perdana, melalui akun media sosial milik almarhum pada Sabtu (1/8/2026). Dalam unggahannya, Hilda menyebut Yurizal meninggal dunia pada Jumat (31/7/2026).

"Yurizal sender ini sepupu saya, sudah meninggal 31 Juli kemarin, karena terlambat ditanganin RS karena sudah gawat banget. Maafin sepupu saya kalau curhat gini di Threads, sebelumnya dia sakit enggak pernah cerita-cerita ke mana, bahkan ke keluarga, apa-apa nyimpen sendiri. Sudah ya jangan ada hate lagi di sini," tulis Hilda.

Â