Liputan6.com, Jakarta - Polisi menggelar rekonstruksi kasus kekerasan anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Sorosutan Umbulharjo, Selasa (9/6/2026). Para tersangka memerankan 23 adegan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Yogyakarta, Kompol Risky Adrian, mengatakan rekonstruksi dilakukan mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai pukul 13.30 WIB.
"Tadi memakan waktu rekonstruksi selama tiga jam setengah, yang mana awalnya ada 17 adegan. Namun, dari hasil pendalaman jaksa dan penyidik, ada penambahan enam adegan, jadi kurang lebih totalnya ada sebanyak 23 adegan," katanya. Demikian dikutip dari Antara.
Advertisement
Menurut Risky, proses rekonstruksi tindak pidana kekerasan anak daycare itu melibatkan penyidik dari Satreskrim Polresta Yogyakarta, jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Yogyakarta dan jaksa dari Kejaksaan Tinggi DIY.
Selain itu, turut hadir perwakilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), para penasihat hukum, baik pengacara dari para korban maupun tersangka, mengingat para tersangka juga dihadirkan dalam rekonstruksi tersebut.
"Jadi, ada tambahan enam adegan yang menurut penilaian penyidik dan menurut penilaian dari jaksa penuntut umum perlu adanya pendalaman peran dari masing-masing para tersangka," katanya.
Â
Â
Â
Kekerasan yang Disengaja
Risky mengatakan dari hasil rekonstruksi juga terlihat jelas bahwa ada niatan dari para tersangka yang memang sudah disengaja. Bahkan ada instruksi dari ketua yayasan tempat pengasuhan anak tersebut.
"Sehingga itu menambah keyakinan bagi para jaksa untuk menuntut para tersangka dengan hukuman berat," katanya.
23 Adegan dalam rekonstruksi tersebut diperankan dari sejak orang tua mengantarkan anak ke Daycare Little Aresha, sampai adegan terakhir ketika penjemputan anak oleh para orang tuanya.
"Namun, tadi yang lebih menitikberatkan itu adalah proses pengikatan atau kekerasan yang dilakukan oleh para tersangka kepada korban," katanya.
Risky menambahkan kekerasan yang dimaksudkan dalam tindak pidana tersebut adalah mengikat korban, yang kemudian korban ditidurkan telentang dalam posisi badan terikat.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136323/original/018303500_1739855855-cek_fakta_keroncong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342869/original/054403100_1757402619-IMG-20250909-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569120/original/043034100_1777431612-newsCover_2026_4_29_1777417857031-mwcnwf__1_.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372762/original/077068000_1476344055-yogya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289852/original/029754300_1783415989-Kue_Kipo_Kotagede.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289736/original/056646100_1783414299-farhan-abas-cm6shnIfdp4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289729/original/001973700_1783413883-IMG_20260707_123810__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289063/original/011096200_1783390641-WhatsApp_Image_2026-07-06_at_21.39.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288068/original/034219000_1783297444-terseret_ombak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569120/original/043034100_1777431612-newsCover_2026_4_29_1777417857031-mwcnwf__1_.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9138574/original/057462700_1783075991-WhatsApp_Image_2026-07-03_at_16.29.24.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8964278/original/023515400_1782977806-8puea5od.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8730876/original/077754000_1782817723-1000002927.jpg)