Pramono Sebut 103 Sekolah di Jakarta Sudah Gratis

Pemprov DKI Jakarta menargetkan renovasi 19 gedung sekolah sejak 2025 untuk fasilitas pendidikan yang lebih baik.

Diterbitkan 13 Oktober 2026, 17:33 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti pentingnya dukungan terhadap guru dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

Menurutnya, pendidikan berkualitas tidak terlepas dari peran tenaga pendidik yang mendampingi siswa dalam proses belajar.

Hal itu disampaikan Pramono dalam Konferensi Regional Asia-Pasifik Education International ke-10 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). Dia bilang, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan belajar dan mengembangkan potensi diri tanpa memandang latar belakangnya.

“Untuk mencapai hal ini, pemerintah harus mendengarkan rakyatnya, memahami kebutuhan mereka, dan menggunakan data yang andal untuk mengambil keputusan,” kata Pramono.

Dia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus berinvestasi di bidang pendidikan untuk memastikan setiap siswa memiliki kesempatan memperoleh pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.

Pramono menilai, upaya meningkatkan kualitas pendidikan juga harus disertai dukungan terhadap para guru, termasuk mereka yang mengajar di sekolah swasta.

“Komitmen kami juga mencakup dukungan kepada para guru, termasuk mereka yang berada di sekolah swasta, sekaligus memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas melalui sekolah swasta gratis kami yang disebut Sekolah Gratis,” ujar Pramono.

Dia mengungkapkan, program Sekolah Swasta Gratis yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta kini telah mencakup 103 sekolah. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan.

Selain itu, Pemprov DKI menyediakan bantuan pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Kedua program tersebut memberikan dukungan finansial bagi peserta didik dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi.

“Untuk KJP, kami memiliki lebih dari 700.000 penerima, dan untuk KJMU, kami memiliki lebih dari 50.000 mahasiswa,” kata Pramono.

 

Perbaiki Fasilitas

Pramono juga menyampaikan upaya Pemprov DKI memperbaiki fasilitas pendidikan melalui renovasi gedung sekolah. Sejak 2025, kata dia Pemprov DKI menargetkan renovasi 19 gedung sekolah untuk meningkatkan fasilitas pendidikan di berbagai wilayah Jakarta.

Lebih lanjut, ia menekankan terkait pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, organisasi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menghadapi tantangan pendidikan.

“Seiring dengan transformasi Jakarta yang terus berlanjut menjadi kota global, kami menyambut baik kesempatan untuk bekerja sama dengan sekolah, universitas, organisasi, dan para pemangku kepentingan lainnya,” tandasnya.