Mahasiswi UI Tewas di Kamar Kos, Jenazah Ditemukan Telentang di Kasur

Penemuan mayat korban berawal dari adanya bau menyengat yang berasal dari kamar kos korban.

oleh Dicky Agung PrihantoDiterbitkan 06 November 2026, 15:21 WIB
Seorang mahasiswi Universitas Indonesia berinisial BM ditemukan tewas di kamar kos kawasan Pondok Cina, Beji, Depok (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Seorang mahasiswi Universitas Indonesia berinisial BM ditemukan tewas di kamar kos kawasan Pondok Cina, Beji, Depok. Polisi telah melakukan identifikasi dan pemeriksaan terhadap korban yang diduga telah tewas selama tiga hari.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra Kurniawan, mengatakan Polres Metro Depok telah melakukan autopsi terhadap korban BM yang ditemukan tewas. Hasil autopsi menunjukkan adanya gangguan kesehatan yang dialami korban.

"Ada pembengkakan pada jantung yang menyebabkan korban meninggal dunia," ujar Hendra saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jumat (6/11/2026).

Hendra menjelaskan, korban merupakan PNS dan mahasiswi UI yang sedang menjalani pendidikan ke jenjang S3. Korban ditemukan meninggal dunia pada Rabu (4/11/2026) dan memiliki identitas asal dari Jayapura, Papua.

"Korban ini pekerjaannya PNS dan sedang menjalani pendidikan S3 di UI," jelas Hendra.

Penemuan mayat korban berawal dari adanya bau menyengat yang berasal dari kamar kos korban sekitar pukul 10.00 WIB pada hari penemuan. Penjaga kos memberitahukan kepada pemilik kos adanya bau menyengat untuk dilakukan pemeriksaan.

"Dikarenakan pemilik kost sedang berada di luar, maka kamar kost korban baru dibuka pintunya sekitar pukul 15.00 WIB," terang Hendra.

Setelah pintu kos dibuka paksa, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi telentang di atas kasur. Usai temuan tersebut, pemilik kos menghubungi pengurus lingkungan dan kepolisian.

"Polisi yang mendapatkan laporan, langsung mendatangi lokasi penemuan dan melakukan olah tempat kejadian perkara," ucap Hendra.

Setelah dilakukan autopsi, pihak kepolisian menghubungi pihak keluarga terkait kondisi korban. Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan di kampung halamannya.

"Jenazah korban sudah diterbangkan ke tempat asalnya," ungkap Hendra.

 

Respons UI

Sementara itu, Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro, turut berduka cita atas meninggalnya korban. Diketahui, korban merupakan mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Keperawatan FIK UI.

"Korban merupakan penerima beasiswa LPDP. Kepergian almarhumah menjadi kehilangan bagi keluarga, sivitas akademika FIK UI, serta seluruh keluarga besar Universitas Indonesia," tutur Erwin.

Erwin menambahkan, atas permintaan keluarga, telah dilakukan pemeriksaan forensik di RS Polri Kramat Jati yang dikoordinasikan oleh FIK UI bersama LPDP. Berdasarkan keterangan awal tim forensik, almarhumah wafat akibat kondisi medis berupa gangguan jantung.

"Almarhumah wafat akibat kondisi medis berupa gangguan jantung. sementara hasil tertulis resmi masih dalam proses penyelesaian oleh pihak rumah sakit," pungkas Erwin.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya