Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada sekitar 130 Guru Besar, Akademisi dan Praktisi Pendidikan beserta 400 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) angkatan 1 Tahun 2026 di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 3 November 2026.
Dia meminta para guru besar dan akademisi untuk menumbuhkan jiwa kebangsaan. Salah satunya, dengan menemukan solusi dan inovasi untuk kemajuan bangsa Indonesia.
Advertisement
"Dalam kesempatan tersebut Presiden Prabowo menyampaikan penekanan antara lain: Tumbuhkan jiwa kebangsaan. Para Guru Besar dan akademisi mari bersama-sama semakin banyak menemukan riset, solusi dan inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan Bangsa," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya pada Rabu (4/11/2026).
Selain itu, Prabowo mengingatkan para peserta P3MDI yang menempuh pendidikan di Universitas Republik Indonesia (URI) memperkuat kapasitas dan kompetensi diri. Prabowo menyampaikan 400 lulusan sarjana terpilih akan mengikuti pelatihan intensif selama 6 bulan dan magang selama 2 bulan. Setelah itu, mereka dapat bekerja tetap di BUMN.
"Para peserta P3MDI diproyeksikan untuk dapat bekerja di lingkungan BUMN dan berbagai program strategis pemerintah," jelas Teddy.
Mendiktisaintek Siapkan 400 Lulusan URI
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan sebanyak 400 lulusan Universitas Republik Indonesia (URI) tahap pertama akan ditempatkan untuk bekerja di BUMN dan Proyek Strategis Nasional.
Hal ini disampaikan Brian usai menghadiri penyampaikan taklimat atau arahan Presiden Prabowo Subianto kepada peserta program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Batch 1 Tahun 2026 di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/11/2026).
"Kita salah satu program URI itu menyiapkan para lulusan URI, sarjana yang memang punya kapasitas yang baik yang dibutuhkan sesuai beberapa program strategis nasional," kata Brian usai acara taklimat di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.
"Nah itu tahap pertama sudah disalur sekitar 400 itu nantinya akan bekerja di BUMN. Penyiapan dari 400 orang yang nantinya ditempatnya BUMN dan program strategis dilakukan oleh URI," sambungnya.
Dia menyampaikan para pesera didik URI nantinya akan menjalani masa pelatihan terlebih dahulu selama enam bulan. Selanjutnya, mereka akan mengikuti magang selama dua bulan.
Brian menuturkan Prabowo mengingatkan para peserta didik URI untuk berintegritas baik dan memiliki jiwa kebangsaan serta pemahaman yang baik, khususnya mengenai kondisi masyarakat Indonesia.
"Sehingga mereka dalam bekerja memilili performa yang baik dengan integritas. Jadi itu yang disampaikan Presiden," ujar Brian.
Dia menjelaskan peserta URI akan diajarkan soal kedisplinan, rasa empati, dan soal kepemimpinan. Hal ini dikarenakan mereka akan disiapkan untuk menjadi pemimpin masa depan.
"Ya pembelajaran seperti biasa, disiplin kebangsaaan, empati, disaat yang sama ada penyiapan kapasitas, kepemimpinanan. Kombinasi kedua itu," jelas Brian.