Kebakaran Kandang Ayam di Pemalang, Pemilik Tewas Terjebak

Pemilik kandang ayam di Pemalang tewas dalam insiden kebakaran dini hari. Korban diduga terjebak saat sedang tidur.

oleh Arief PramonoDiterbitkan 29 Oktober 2026, 12:30 WIB
Kebakaran kandang ayam menyisakan puing-puing dan menewaskan pemiliknya. (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran melanda kandang ayam di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Kamis (29/10/2026) dini hari. Pemilik kandang berinisial W (66) ditemukan meninggal dunia di dalam gudang yang berada di area tersebut.

Korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena sedang tidur saat kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

Petugas yang tiba di lokasi mendapati api telah padam. Namun, korban ditemukan meninggal dunia di dalam gudang yang berada di area kebakaran.

"Setibanya di tempat kejadian perkara, kami mendapati api sudah dalam keadaan padam. Satu orang ditemukan meninggal dunia di gudang," ujar Kapolsek Pulosari, Iptu Bambang Hadi Busono.

Setelah menerima laporan, polisi melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.

"Dari keterangan saksi-saksi, diduga kebakaran disebabkan korsleting listrik," terang Bambang.

Polisi menduga korban sedang tertidur di dalam gudang ketika kebakaran terjadi. Kondisi tersebut diduga membuat korban tidak menyadari munculnya api sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.

"Diduga pada saat kejadian korban sedang tidur di gudang, sehingga tidak menyadari adanya kebakaran," jelas Bambang.

 

Korban Dievakuasi

Kobaran api membakar kandang ayam di Pemalang.

Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi oleh warga ke rumah sakit di Kecamatan Moga untuk penanganan lebih lanjut. Namun, korban dipastikan telah meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki autopsi terhadap jenazah korban. Setelah proses penanganan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

"Saat ini korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkas Bambang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya