Ada Jakarta Running Festival, Cek Pengalihan Arus dan Rute Alternatifnya

Dishub DKI mengatur lalu lintas dan menyiapkan rute alternatif saat Jakarta Running Festival 2026.

oleh Nasrul FaizDiterbitkan 24 Oktober 2026, 07:07 WIB
Pengaturan arus disiapkan secara situasional di sejumlah ruas sekitar GBK untuk mengantisipasi kepadatan saat dua laga FIFA ASEAN Cup 2026. (Liputan6.com/ Rifqy Alief Abiyya)

Liputan6.com, Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan selama penyelenggaraan Jakarta Running Festival 2026 pada 24-25 Oktober 2026.

Kebijakan ini diterapkan untuk mendukung kelancaran ajang lari tersebut. Selain melakukan rekayasa lalu lintas, Dishub DKI Jakarta juga menyiapkan sejumlah rute alternatif bagi pengendara yang melintasi kawasan terdampak.

"Rekayasa lalu lintas akan diterapkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Jakarta Running Festival 2026. #TemanDishub diimbau untuk menyesuaikan perjalanan, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta dapat menggunakan angkutan umum untuk menuju kawasan kegiatan," tulis @dishubdkijakarta, dikutip Sabtu (24/10/2026).

Ruas Jalan Terdampak Pengalihan:

  • Jalan Jenderal Sudirman
  • Jalan Gatot Subroto Sisi Utara
  • Jalan Gatot Subroto Sisi Selatan
  • Jalan Gerbang Pemuda
  • Jalan M.H. Thamrin (Bundaran HI),
  • Jalan Sisingamangaraja.

 

Rute Alternatif

Petugas gabungan mengatur lalu lintas saat uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin sore (4/7/2022). Rekayasa lalu lintas di Bundaran HI merupakan salah satu upaya memperlancar arus lalin di Jenderal Sudirman Thamrin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Dishub DKI Jakarta menyiapkan sejumlah rute alternatif bagi masyarakat untuk menghindari kepadatan lalu lintas selama penyelenggaraan Jakarta Running Festival 2026.

Pengendara dari arah utara, yakni Sarinah atau Tanah Abang, menuju selatan atau Blok M dapat melintasi Jalan M.H. Thamrin, Jalan Imam Bonjol, Jalan Rasuna Said, Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Trunojoyo.

Alternatif lainnya, pengendara dapat melalui Jalan K.S. Tubun, Jalan S. Parman, Jalan Pejompongan Raya, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Kyai Maja, hingga Jalan Panglima Polim.

Sementara itu, pengendara dari arah barat, yakni Slipi atau DPR, menuju timur, yaitu Pancoran atau Cawang, dapat melewati Jalan Pejompongan Raya, Jalan Penjernihan I, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Prof. Dr. Satrio atau Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Prof. Dr. Satrio, dan Jalan Casablanca Raya. Pengendara kemudian dapat berputar di kolong flyover Tebet sebelum melanjutkan perjalanan melalui Jalan Rasuna Said dan Jalan Gatot Subroto.

Untuk pengendara dari arah timur, yakni Cawang atau Pancoran, menuju barat atau Slipi, rute yang dapat dilalui meliputi Jalan Gatot Subroto, Jalan Rasuna Said, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Mas Mansyur, Jalan Penjernihan I, Jalan Pejompongan Raya, Jalan Tentara Pelajar, hingga Jalan S. Parman. Rute alternatif lainnya adalah melalui Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Trunojoyo, Jalan Kyai Maja, kawasan Gandaria City, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan S. Parman.

Adapun pengendara dari arah selatan atau Blok M menuju barat atau Tomang dapat melintasi Jalan Kyai Maja, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan S. Parman.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya