Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok Siswanto berharap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memasukkan lele ke dalam variasi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut dia, langkah ini untuk memberdayakan dan menyerap hasil panen pembudi daya ikan lokal di wilayah Depok.
Advertisement
Siswanto mengatakan, penyerapan komoditas lele lokal sejauh ini masih terhambat akibat ketidaksesuaian harga beli dapur SPPG yang berada di bawah tarif pasaran.
"Karena harga di dapur MBG lebih murah dibanding pasar. Dapur maunya lele sudah dibersihkan, sementara petani maunya praktis dijual di pasar tanpa dibersihkan dengan harga lebih tinggi. Ini yang kita sayangkan, makanya perlu dievaluasi lagi. Dapur-dapur harus berpikir mindset-nya untuk memberdayakan petani dan UMKM," kata dia, sabtu (10/10/2026).
"Jadi para petani ikan ini merasakan manfaat dan keuntungan dari penjualan ikan yang masuk ke dapur SPPG," sambungnya.
Siswanto menilai, skema ini menjadi momentum strategis bagi SPPG untuk membangun kolaborasi saling menguntungkan dengan pelaku UMKM lokal. Kemitraan tersebut diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah sekaligus menjaga mutu nutrisi program MBG di Kota Depok.
"Jadi saling menguntungkan," jelas Siswanto.
"Ada perputaran nilai ekonomi di sekitar SPPG yang berdampak kepada masyarakat," tutupnya.