Liputan6.com, Jakarta - Warga Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di pinggir jalan. Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi hidup dan kini berada di bawah pengawasan medis yang ketat, sementara aparat kepolisian bergerak cepat memburu pelaku yang tega meninggalkannya.
Peristiwa ini bermula ketika seorang warga yang tengah berjalan mendengar sesuatu yang mencurigakan di depan sebuah rumah warga. Setelah didekati, saksi mendapati sesosok bayi laki-laki tanpa dosa yang terbaring telentang dengan hanya dibalut selembar handuk kuning kombinasi hitam.
Advertisement
Sadar akan situasi darurat tersebut, saksi langsung memanggil warga sekitar untuk memberikan pertolongan pertama sebelum membawanya ke bidan setempat.
Mendapati laporan tersebut, jajaran Polsek Kalibaru langsung terjun ke tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, dan mengamankan barang bukti berupa handuk yang digunakan untuk membungkus korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, bayi tersebut memiliki berat 3.000 gram dengan panjang badan 45 sentimeter. Meski sempat dibuang di ruang terbuka pada dini hari, kondisi bayi dilaporkan dalam keadaan hidup, sehat, dan kini tengah mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Kalibaru.
Kanit Reskrim Polsek Kalibaru, Aiptu Eko Ari Sulistyo, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan sang bayi. Di sisi lain, Korps Bhayangkara telah mengatensi penuh kasus penelantaran anak ini untuk mengungkap pelaku di balik tindakan tersebut.
“Bayi ditemukan dalam kondisi hidup dan sudah mendapatkan pemeriksaan serta perawatan medis. Fokus kami memastikan keselamatan bayi, sementara penyelidikan untuk mengetahui pihak yang meninggalkannya terus dilakukan,” ujar Aiptu Eko, Minggu (4/10/2026).
Cek CCTV
Dalam proses penyelidikan, polisi tidak hanya mengandalkan keterangan dari para saksi. Petugas juga menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Langkah ini kita lakukan untuk mendeteksi pergerakan orang atau kendaraan mencurigakan yang melintas sebelum bayi ditemukan," tambahnya.
Polsek Kalibaru juga berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polresta Banyuwangi dan instansi sosial terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hak perlindungan bayi terpenuhi sekaligus mengungkap pelaku di balik kasus pembuangan bayi tersebut.