Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menyebut Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Ketua Dewan Perwakilan Indonesia (DPR) Puan Maharani sebagai contoh perempuan pemimpin di Indonesia.
Ia berharap semakin banyak perempuan yang nantinya tampil memimpin di berbagai bidang, termasuk di tingkat nasional.
Advertisement
Hal itu disampaikan Kaesang saat memberikan sambutan dalam deklarasi dan peluncuran organisasi perempuan Dewi Pertiwi di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026).
Kaesang mengatakan, Indonesia telah memiliki sejumlah perempuan yang mampu menduduki posisi penting dalam pemerintahan dan politik. Ia mencontohkan Puan yang saat ini menjabat Ketua DPR RI serta Megawati yang pernah menjadi Presiden RI dan masih memimpin PDIP.
“Sudah banyak contoh hebat di negeri ini yang sekarang masih menjabat, ada Ibu Puan di mana beliau adalah Ketua DPR RI sekarang, begitu pula ada Ibu Megawati Soekarnoputri yang dulu pernah menjadi Presiden RI dan beliau masih menjabat sebagai Ketua Umum (DPP PDIP),” kata Kaesang.
Menurut Kaesang, keberadaan Dewi Pertiwi diharapkan dapat menjadi wadah bagi perempuan untuk mengembangkan potensi sekaligus mempersiapkan diri menjadi pemimpin.
“Saya berharap dengan adanya Dewi Pertiwi, akan lebih banyak muncul pemimpin-pemimpin perempuan ke depannya yang bisa memimpin negeri ini,” ujarnya.
Upaya Mencapai Kemandirian
Sementara itu, Ketua Umum Dewi Pertiwi Fenty Noverita menegaskan organisasi tersebut dibangun dan dijalankan oleh seluruh anggotanya. Ia berharap Dewi Pertiwi menjadi ruang bagi perempuan untuk saling mendukung sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Fenty memperkenalkan tiga prinsip yang menjadi landasan Dewi Pertiwi, yakni bergerak, berdaya, dan berdampak.
Menurut dia, bergerak berarti hadir ketika perempuan membutuhkan bantuan, bukan sekadar ketika mendapat sorotan. Sementara berdaya dimaknai sebagai upaya membuka kesempatan agar perempuan dapat berkembang dan berjalan bersama untuk mencapai kemandirian.
"Bergerak, artinya kita ada di mana perempuan membutuhkan, bukan di mana kamera berada. Berdaya, artinya kita tidak mengasihani perempuan. Kita membuka jalan, lalu berjalan di sampingnya," kata Fenty yang juga Bendahara Umum DPP PSI.
Fenty berharap Dewi Pertiwi dapat memperluas keberadaannya ke berbagai daerah di Indonesia. Organisasi tersebut juga diharapkan dapat berkontribusi dalam memperjuangkan hak dan meningkatkan kesejahteraan perempuan.
Ia mengingatkan para pengurus yang baru dilantik bahwa jabatan di organisasi merupakan amanah untuk melayani masyarakat, bukan sekadar kedudukan.
Melalui deklarasi tersebut, Dewi Pertiwi menyatakan komitmennya memperluas kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan di berbagai wilayah Indonesia.